Senin, 23 Desember 2013

Stetoskop - Rene Laennec

- Hallo sahabat Para Pembelajar, Pada sharing yang berjudul , Semoga Para Sahabat dapat Mudah Memahaminya.

Stetoskop - Rene Laennec
Stetoskop - Rene Laennec

lihat juga


Laennec
 
Stetoskop adalah alat kedokteran yang hampir selalu bisa kita lihat jika kita memeriksakan diri ke dokter. Sejarah menunjukkan bahwa stetoskop telah dikembangkan sejak abad ke-17 di Perancis, yaitu oleh seorang Dokter Perancis bernama René Théophile Hyacinthe Laënnec pada tahun 1816. Namun demikian konsep analisa mealui suara detak jantung ternyata sudah dikenal sejak lama di literature Mesir.
 
Sejarah Medis dari Mesir dan Awal Abad 15
Mendiagnosa melalui suara dari tubuh manusia telah dilaporkan dalam literatur medis kuno. Hippocrates, Bapak Kedokteran, menganjurkan untuk mencari instrumen yang praktis untuk dunia kedokteran di tahun 350 SM. Hippocrates menggunakan metode untuk menggunakan telinga secara langsung ke dada dan menemukan bahwa hal itu berguna untuk mendeteksi akumulasi cairan yang ada di dalam dada. Pada abad 16, ahli bedah terkenal Ambroise Pare mencatat bahwa “jika ada materi lain di dalam dada, kita bisa mendengar suaranya dari botol yang diisi setengah”.
 
Perkembangan Awal Alat Stetoskop
Seperti yang telah disebutkan di atas, stetoskop ditemukan pada tahun 1816 ketika seorang dokter Prancis muda bernama Rene Theophile Hyacinthe Laennec sedang memeriksa seorang pasien perempuan muda. Laennec malu untuk menempatkan telinganya di dada, yang merupakan metode auskultasi yang digunakan oleh dokter pada saat itu. Dia teringat sebuah trik yang ia pelajari sebagai pada saat dia masih anak-anak yang bermain suara melalui suatu padatan, kemudian ia menggulung 24 lembar kertas, ditempatkan satu ujung ke telinga dan ujung lainnya ke dada wanita itu. Ia senang menemukan bahwa dari kerucut kertas itu ia bisa mendengar suara dengan keras dan jelas. Itulah kali pertama yang tercatat dalam dokumentasi naskah auskultasi menggunakan stetoskop (Mediate Auskultasi) di 8 Maret, 1817 ketika Laennec memeriksa Marie-Melanie Basset, yang berumur 40 tahun.

Laennec menyebut alatnya dengan sebutan “Le Cylindre,” yang kemudian berubah menjadi “Stetoskop”, yang berasal dari bahasa Yunani yang berarti ‘saya lihat’ dan ‘dada.’ Dia menciptakan sebuah stethoscope dari sepotong kayu (seperti pada gambar di atas). Salah satu ujung memiliki lubang untuk menempatkan di dekat telinga dan ujung lainnya berbentuk cekung. Laennec menerbitkan hal tersebut pada risalah klasik pada auskultasi di tahun 1819 di mana di sana ia membahas tentang stetoskop serta diilustrasikan desainnya. Edisi kedua diterbitkan pada tahun 1826, setelah Laennec meninggal akibat penyakit Tuberculosis. Stetoskop itu digambarkan memiliki panjang 12 inci dan 1,5 inci dengan diameter lubang 3/8 inci. Pada saat itu, Stetoskop bisa dibeli dengan harga 2 franc.
 
Dalam perkembangan selanjutnya, stetoskop sendiri terbagi menjadi dua macam, yaitu stetoskop Monaural dan Stetoskop Binaural.
 

Laennec
 
Stetoskop adalah alat kedokteran yang hampir selalu bisa kita lihat jika kita memeriksakan diri ke dokter. Sejarah menunjukkan bahwa stetoskop telah dikembangkan sejak abad ke-17 di Perancis, yaitu oleh seorang Dokter Perancis bernama René Théophile Hyacinthe Laënnec pada tahun 1816. Namun demikian konsep analisa mealui suara detak jantung ternyata sudah dikenal sejak lama di literature Mesir.
 
Sejarah Medis dari Mesir dan Awal Abad 15
Mendiagnosa melalui suara dari tubuh manusia telah dilaporkan dalam literatur medis kuno. Hippocrates, Bapak Kedokteran, menganjurkan untuk mencari instrumen yang praktis untuk dunia kedokteran di tahun 350 SM. Hippocrates menggunakan metode untuk menggunakan telinga secara langsung ke dada dan menemukan bahwa hal itu berguna untuk mendeteksi akumulasi cairan yang ada di dalam dada. Pada abad 16, ahli bedah terkenal Ambroise Pare mencatat bahwa “jika ada materi lain di dalam dada, kita bisa mendengar suaranya dari botol yang diisi setengah”.
 
Perkembangan Awal Alat Stetoskop
Seperti yang telah disebutkan di atas, stetoskop ditemukan pada tahun 1816 ketika seorang dokter Prancis muda bernama Rene Theophile Hyacinthe Laennec sedang memeriksa seorang pasien perempuan muda. Laennec malu untuk menempatkan telinganya di dada, yang merupakan metode auskultasi yang digunakan oleh dokter pada saat itu. Dia teringat sebuah trik yang ia pelajari sebagai pada saat dia masih anak-anak yang bermain suara melalui suatu padatan, kemudian ia menggulung 24 lembar kertas, ditempatkan satu ujung ke telinga dan ujung lainnya ke dada wanita itu. Ia senang menemukan bahwa dari kerucut kertas itu ia bisa mendengar suara dengan keras dan jelas. Itulah kali pertama yang tercatat dalam dokumentasi naskah auskultasi menggunakan stetoskop (Mediate Auskultasi) di 8 Maret, 1817 ketika Laennec memeriksa Marie-Melanie Basset, yang berumur 40 tahun.

Laennec menyebut alatnya dengan sebutan “Le Cylindre,” yang kemudian berubah menjadi “Stetoskop”, yang berasal dari bahasa Yunani yang berarti ‘saya lihat’ dan ‘dada.’ Dia menciptakan sebuah stethoscope dari sepotong kayu (seperti pada gambar di atas). Salah satu ujung memiliki lubang untuk menempatkan di dekat telinga dan ujung lainnya berbentuk cekung. Laennec menerbitkan hal tersebut pada risalah klasik pada auskultasi di tahun 1819 di mana di sana ia membahas tentang stetoskop serta diilustrasikan desainnya. Edisi kedua diterbitkan pada tahun 1826, setelah Laennec meninggal akibat penyakit Tuberculosis. Stetoskop itu digambarkan memiliki panjang 12 inci dan 1,5 inci dengan diameter lubang 3/8 inci. Pada saat itu, Stetoskop bisa dibeli dengan harga 2 franc.
 
Dalam perkembangan selanjutnya, stetoskop sendiri terbagi menjadi dua macam, yaitu stetoskop Monaural dan Stetoskop Binaural.
 

Laennec
 
Stetoskop adalah alat kedokteran yang hampir selalu bisa kita lihat jika kita memeriksakan diri ke dokter. Sejarah menunjukkan bahwa stetoskop telah dikembangkan sejak abad ke-17 di Perancis, yaitu oleh seorang Dokter Perancis bernama René Théophile Hyacinthe Laënnec pada tahun 1816. Namun demikian konsep analisa mealui suara detak jantung ternyata sudah dikenal sejak lama di literature Mesir.
 
Sejarah Medis dari Mesir dan Awal Abad 15
Mendiagnosa melalui suara dari tubuh manusia telah dilaporkan dalam literatur medis kuno. Hippocrates, Bapak Kedokteran, menganjurkan untuk mencari instrumen yang praktis untuk dunia kedokteran di tahun 350 SM. Hippocrates menggunakan metode untuk menggunakan telinga secara langsung ke dada dan menemukan bahwa hal itu berguna untuk mendeteksi akumulasi cairan yang ada di dalam dada. Pada abad 16, ahli bedah terkenal Ambroise Pare mencatat bahwa “jika ada materi lain di dalam dada, kita bisa mendengar suaranya dari botol yang diisi setengah”.
 
Perkembangan Awal Alat Stetoskop
Seperti yang telah disebutkan di atas, stetoskop ditemukan pada tahun 1816 ketika seorang dokter Prancis muda bernama Rene Theophile Hyacinthe Laennec sedang memeriksa seorang pasien perempuan muda. Laennec malu untuk menempatkan telinganya di dada, yang merupakan metode auskultasi yang digunakan oleh dokter pada saat itu. Dia teringat sebuah trik yang ia pelajari sebagai pada saat dia masih anak-anak yang bermain suara melalui suatu padatan, kemudian ia menggulung 24 lembar kertas, ditempatkan satu ujung ke telinga dan ujung lainnya ke dada wanita itu. Ia senang menemukan bahwa dari kerucut kertas itu ia bisa mendengar suara dengan keras dan jelas. Itulah kali pertama yang tercatat dalam dokumentasi naskah auskultasi menggunakan stetoskop (Mediate Auskultasi) di 8 Maret, 1817 ketika Laennec memeriksa Marie-Melanie Basset, yang berumur 40 tahun.

Laennec menyebut alatnya dengan sebutan “Le Cylindre,” yang kemudian berubah menjadi “Stetoskop”, yang berasal dari bahasa Yunani yang berarti ‘saya lihat’ dan ‘dada.’ Dia menciptakan sebuah stethoscope dari sepotong kayu (seperti pada gambar di atas). Salah satu ujung memiliki lubang untuk menempatkan di dekat telinga dan ujung lainnya berbentuk cekung. Laennec menerbitkan hal tersebut pada risalah klasik pada auskultasi di tahun 1819 di mana di sana ia membahas tentang stetoskop serta diilustrasikan desainnya. Edisi kedua diterbitkan pada tahun 1826, setelah Laennec meninggal akibat penyakit Tuberculosis. Stetoskop itu digambarkan memiliki panjang 12 inci dan 1,5 inci dengan diameter lubang 3/8 inci. Pada saat itu, Stetoskop bisa dibeli dengan harga 2 franc.
 
Dalam perkembangan selanjutnya, stetoskop sendiri terbagi menjadi dua macam, yaitu stetoskop Monaural dan Stetoskop Binaural.
 

Minggu, 22 Desember 2013

Sinar Rontgen - Wilhelm Conrad Rontgen

- Hallo sahabat Para Pembelajar, Pada sharing yang berjudul , Semoga Para Sahabat dapat Mudah Memahaminya.

Sinar Rontgen - Wilhelm Conrad Rontgen
Sinar Rontgen - Wilhelm Conrad Rontgen

lihat juga



Wilhelm Conrad Rontgen si penemu sinar X dilahirkan tahun 1845 di kota Lennep, Jerman. Dia peroleh gelar doktor tahun 1869 dari Universitas Zurich. Selama sembilan belas tahun sesudah itu, Rontgen bekerja di pelbagai universitas, dan lambat laun peroleh reputasi seorang ilmuwan yang jempol. Tahun 1888 dia diangkat jadi mahaguru bidang fisika dan Direktur Lembaga Fisika Universitas Wurburg. Di situlah, tahun 1895, Rontgen membuat penemuan yang membuat namanya tersohor.

Tanggal 8 Nopember 1895 Rontgen melakukan percobaan dengan "sinar cathode". Sinar cathode terdiri dari arus electron. Arus diprodusir dengan menggunakan voltase tinggi antara elektrode yang ditempatkan pada masing-masing ujung tabung gelas yang udaranya hampir dikosongkan seluruhnya. Sinar cathode sendiri tidak khusus merembes dan sudah distop oleh beberapa sentimeter udara. Pada peristiwa ini Rontgen sudah sepenuhnya menutup dia punya tabung sinar cathode dengan kertas hitam tebal, sehingga biarpun sinar listrik dinyalakan, tak ada cahaya yang bisa terlihat dari tabung. Tetapi, tatkala Rontgen menyalakan arus listrik di dalam tabung sinar cathode, dia terperanjat melihat bahwa cahaya mulai memijar pada layar yang terletak dekat bangku seperti distimulir oleh sinar lampu. Dia padamkan tabung dan layar (yang terbungkus oleh barium platino cyanide) cahaya berhenti memijar. Karena tabung sinar cathode sepenuhnya tertutup, Rontgen segera sadar bahwa sesuatu bentuk radiasi yang tak kelihatan mesti datang dari tabung ketika cahaya listrik dinyalakan. Karena ini merupakan hal yang misterius, dia sebut radiasi yang tampak itu "sinar X." Adapun "X" merupakan lambang matematik biasa untuk sesuatu yang tidak diketahui.

Tergiur oleh penemuannya yang kebetulan itu, Rontgen menyisihkan penyelidikan-penyelidikan lain dan pusatkan perhatian terhadap penelaahan hal-ihwal yang terkandung dalam "sinar X." Sesudah beberapa minggu kerja keras, dia menemukan bukti-bukti lain seperti ini: (1) sinar X bisa membikin sinar pelbagai benda kimia selain "barium platinocyanide." (2) sinar X dapat menerobos melalui pelbagai benda yang tak tembus oleh cahaya biasa. Khusus Rontgen menemukan bahwa sinar X dapat menembus langsung dagingnya tetapi berhenti pada tulangnya. Dengan jalan meletakkan tangannya antara tabung sinar cathode dan layar yang bersinar, Rontgen dapat melihat di layar bayangan dari tulang tangannya. (3) sinar X berjalan menurut garis lurus; tidak seperti partikel bermuatan listrik, sinar X tidak terbelokkan oleh bidang magnit.
Bulan Desember 1895 Rontgen menulis kertas kerja pertamanya mengenai sinar X. Laporannya dalam waktu singkat menggugah perhatian dan kegemparan. Dalam tempo beberapa bulan, beratus ilmuwan melakukan penyelidikan sinar X, dan dalam tempo setahun sekitar 1000 kertas kerja diterbitkan tentang masalah itu! Salah seorang ilmuwan yang penyelidikannya langsung bersandar dari hasil penemuan Rontgen adalah Antoine Henri Becquerel. Orang ini, meskipun maksud utamanya menyelidiki sinar X, justru menemukan fenomena penting tentang radioaktivitas.

Secara umum, sinar X bekerja bilamana enerji tinggi elektron mengenai sasaran. Sinar X itu sendiri tidak mengandung elektron, tetapi gelombang elektron magnetik. Oleh karena itu pada dasarnya dia serupa dengan radiasi yang dapat terlihat mata (yaitu gelombang cahaya), kecuali panjang gelombang sinar X jauh lebih pendek.

Penggunaan sinar X yang paling dikenal --tentu saja-- di bidang pengobatan dan diagnosa gigi. Penggunaan lain adalah di bidang radioterapi, di mana sinar X digunakan untuk menghancurkan tumor ganas atau mencegah pertumbuhannya.

Sinar X juga banyak digunakan di pelbagai keperluan industri. Misalnya, bisa digunakan buat ukur tebal sesuatu benda atau mencari kerusakan yang tersembunyi. Sinar X juga berfaedah di banyak bidang penyelidikan ilmiah, mulai dari biologi hingga astronomi. Khususnya, sinar X menyuguhkan para ilmuwan sejumlah besar informasi yang berkaitan dengan atom dan struktur molekul.

Kendati begitu, orang janganlah berlebih-lebihan menilai arti penting Rontgen. Memang benar, penggunaan sinar X membawa banyak manfaat, tetapi orang tidak bisa berkata dia telah merombak keseluruhan teknologi kita, seperti halnya penemuan Faraday atas pembuktian elektro magnetik. Begitu pula orang tidak bisa bilang penemuan sinar X benar-benar merupakan arti penting yang mendasar dalam teori ilmu pengetahuan. Sinar ultraviolet (yang panjang gelombangnya lebih pendek ketimbang cahaya yang tampak oleh mata) telah diketahui orang hampir seabad sebelumnya. Adanya sinar X --yang punya persamaan dengan gelombang ultraviolet, kecuali panjang gelombangnya masih lebih pendek-- masih berada dalam kerangka fisika klasik. Di atas segala-galanya, saya pikir layak menempatkan arti penting Rontgen di bawah Becquerel yang penemuannya lebih punya makna penting yang mendasar.

Rontgen tak punya anak, karena itu dia dan istrinya mengangkat anak seorang gadis. Tahun 1901 Rontgen menerima Hadiah Nobel untuk bidang fisika, yang untuk pertama kalinya diberikan untuk bidang itu. Dia tutup usia di Munich, Jerman tahun 1923.


Wilhelm Conrad Rontgen si penemu sinar X dilahirkan tahun 1845 di kota Lennep, Jerman. Dia peroleh gelar doktor tahun 1869 dari Universitas Zurich. Selama sembilan belas tahun sesudah itu, Rontgen bekerja di pelbagai universitas, dan lambat laun peroleh reputasi seorang ilmuwan yang jempol. Tahun 1888 dia diangkat jadi mahaguru bidang fisika dan Direktur Lembaga Fisika Universitas Wurburg. Di situlah, tahun 1895, Rontgen membuat penemuan yang membuat namanya tersohor.

Tanggal 8 Nopember 1895 Rontgen melakukan percobaan dengan "sinar cathode". Sinar cathode terdiri dari arus electron. Arus diprodusir dengan menggunakan voltase tinggi antara elektrode yang ditempatkan pada masing-masing ujung tabung gelas yang udaranya hampir dikosongkan seluruhnya. Sinar cathode sendiri tidak khusus merembes dan sudah distop oleh beberapa sentimeter udara. Pada peristiwa ini Rontgen sudah sepenuhnya menutup dia punya tabung sinar cathode dengan kertas hitam tebal, sehingga biarpun sinar listrik dinyalakan, tak ada cahaya yang bisa terlihat dari tabung. Tetapi, tatkala Rontgen menyalakan arus listrik di dalam tabung sinar cathode, dia terperanjat melihat bahwa cahaya mulai memijar pada layar yang terletak dekat bangku seperti distimulir oleh sinar lampu. Dia padamkan tabung dan layar (yang terbungkus oleh barium platino cyanide) cahaya berhenti memijar. Karena tabung sinar cathode sepenuhnya tertutup, Rontgen segera sadar bahwa sesuatu bentuk radiasi yang tak kelihatan mesti datang dari tabung ketika cahaya listrik dinyalakan. Karena ini merupakan hal yang misterius, dia sebut radiasi yang tampak itu "sinar X." Adapun "X" merupakan lambang matematik biasa untuk sesuatu yang tidak diketahui.

Tergiur oleh penemuannya yang kebetulan itu, Rontgen menyisihkan penyelidikan-penyelidikan lain dan pusatkan perhatian terhadap penelaahan hal-ihwal yang terkandung dalam "sinar X." Sesudah beberapa minggu kerja keras, dia menemukan bukti-bukti lain seperti ini: (1) sinar X bisa membikin sinar pelbagai benda kimia selain "barium platinocyanide." (2) sinar X dapat menerobos melalui pelbagai benda yang tak tembus oleh cahaya biasa. Khusus Rontgen menemukan bahwa sinar X dapat menembus langsung dagingnya tetapi berhenti pada tulangnya. Dengan jalan meletakkan tangannya antara tabung sinar cathode dan layar yang bersinar, Rontgen dapat melihat di layar bayangan dari tulang tangannya. (3) sinar X berjalan menurut garis lurus; tidak seperti partikel bermuatan listrik, sinar X tidak terbelokkan oleh bidang magnit.
Bulan Desember 1895 Rontgen menulis kertas kerja pertamanya mengenai sinar X. Laporannya dalam waktu singkat menggugah perhatian dan kegemparan. Dalam tempo beberapa bulan, beratus ilmuwan melakukan penyelidikan sinar X, dan dalam tempo setahun sekitar 1000 kertas kerja diterbitkan tentang masalah itu! Salah seorang ilmuwan yang penyelidikannya langsung bersandar dari hasil penemuan Rontgen adalah Antoine Henri Becquerel. Orang ini, meskipun maksud utamanya menyelidiki sinar X, justru menemukan fenomena penting tentang radioaktivitas.

Secara umum, sinar X bekerja bilamana enerji tinggi elektron mengenai sasaran. Sinar X itu sendiri tidak mengandung elektron, tetapi gelombang elektron magnetik. Oleh karena itu pada dasarnya dia serupa dengan radiasi yang dapat terlihat mata (yaitu gelombang cahaya), kecuali panjang gelombang sinar X jauh lebih pendek.

Penggunaan sinar X yang paling dikenal --tentu saja-- di bidang pengobatan dan diagnosa gigi. Penggunaan lain adalah di bidang radioterapi, di mana sinar X digunakan untuk menghancurkan tumor ganas atau mencegah pertumbuhannya.

Sinar X juga banyak digunakan di pelbagai keperluan industri. Misalnya, bisa digunakan buat ukur tebal sesuatu benda atau mencari kerusakan yang tersembunyi. Sinar X juga berfaedah di banyak bidang penyelidikan ilmiah, mulai dari biologi hingga astronomi. Khususnya, sinar X menyuguhkan para ilmuwan sejumlah besar informasi yang berkaitan dengan atom dan struktur molekul.

Kendati begitu, orang janganlah berlebih-lebihan menilai arti penting Rontgen. Memang benar, penggunaan sinar X membawa banyak manfaat, tetapi orang tidak bisa berkata dia telah merombak keseluruhan teknologi kita, seperti halnya penemuan Faraday atas pembuktian elektro magnetik. Begitu pula orang tidak bisa bilang penemuan sinar X benar-benar merupakan arti penting yang mendasar dalam teori ilmu pengetahuan. Sinar ultraviolet (yang panjang gelombangnya lebih pendek ketimbang cahaya yang tampak oleh mata) telah diketahui orang hampir seabad sebelumnya. Adanya sinar X --yang punya persamaan dengan gelombang ultraviolet, kecuali panjang gelombangnya masih lebih pendek-- masih berada dalam kerangka fisika klasik. Di atas segala-galanya, saya pikir layak menempatkan arti penting Rontgen di bawah Becquerel yang penemuannya lebih punya makna penting yang mendasar.

Rontgen tak punya anak, karena itu dia dan istrinya mengangkat anak seorang gadis. Tahun 1901 Rontgen menerima Hadiah Nobel untuk bidang fisika, yang untuk pertama kalinya diberikan untuk bidang itu. Dia tutup usia di Munich, Jerman tahun 1923.


Wilhelm Conrad Rontgen si penemu sinar X dilahirkan tahun 1845 di kota Lennep, Jerman. Dia peroleh gelar doktor tahun 1869 dari Universitas Zurich. Selama sembilan belas tahun sesudah itu, Rontgen bekerja di pelbagai universitas, dan lambat laun peroleh reputasi seorang ilmuwan yang jempol. Tahun 1888 dia diangkat jadi mahaguru bidang fisika dan Direktur Lembaga Fisika Universitas Wurburg. Di situlah, tahun 1895, Rontgen membuat penemuan yang membuat namanya tersohor.

Tanggal 8 Nopember 1895 Rontgen melakukan percobaan dengan "sinar cathode". Sinar cathode terdiri dari arus electron. Arus diprodusir dengan menggunakan voltase tinggi antara elektrode yang ditempatkan pada masing-masing ujung tabung gelas yang udaranya hampir dikosongkan seluruhnya. Sinar cathode sendiri tidak khusus merembes dan sudah distop oleh beberapa sentimeter udara. Pada peristiwa ini Rontgen sudah sepenuhnya menutup dia punya tabung sinar cathode dengan kertas hitam tebal, sehingga biarpun sinar listrik dinyalakan, tak ada cahaya yang bisa terlihat dari tabung. Tetapi, tatkala Rontgen menyalakan arus listrik di dalam tabung sinar cathode, dia terperanjat melihat bahwa cahaya mulai memijar pada layar yang terletak dekat bangku seperti distimulir oleh sinar lampu. Dia padamkan tabung dan layar (yang terbungkus oleh barium platino cyanide) cahaya berhenti memijar. Karena tabung sinar cathode sepenuhnya tertutup, Rontgen segera sadar bahwa sesuatu bentuk radiasi yang tak kelihatan mesti datang dari tabung ketika cahaya listrik dinyalakan. Karena ini merupakan hal yang misterius, dia sebut radiasi yang tampak itu "sinar X." Adapun "X" merupakan lambang matematik biasa untuk sesuatu yang tidak diketahui.

Tergiur oleh penemuannya yang kebetulan itu, Rontgen menyisihkan penyelidikan-penyelidikan lain dan pusatkan perhatian terhadap penelaahan hal-ihwal yang terkandung dalam "sinar X." Sesudah beberapa minggu kerja keras, dia menemukan bukti-bukti lain seperti ini: (1) sinar X bisa membikin sinar pelbagai benda kimia selain "barium platinocyanide." (2) sinar X dapat menerobos melalui pelbagai benda yang tak tembus oleh cahaya biasa. Khusus Rontgen menemukan bahwa sinar X dapat menembus langsung dagingnya tetapi berhenti pada tulangnya. Dengan jalan meletakkan tangannya antara tabung sinar cathode dan layar yang bersinar, Rontgen dapat melihat di layar bayangan dari tulang tangannya. (3) sinar X berjalan menurut garis lurus; tidak seperti partikel bermuatan listrik, sinar X tidak terbelokkan oleh bidang magnit.
Bulan Desember 1895 Rontgen menulis kertas kerja pertamanya mengenai sinar X. Laporannya dalam waktu singkat menggugah perhatian dan kegemparan. Dalam tempo beberapa bulan, beratus ilmuwan melakukan penyelidikan sinar X, dan dalam tempo setahun sekitar 1000 kertas kerja diterbitkan tentang masalah itu! Salah seorang ilmuwan yang penyelidikannya langsung bersandar dari hasil penemuan Rontgen adalah Antoine Henri Becquerel. Orang ini, meskipun maksud utamanya menyelidiki sinar X, justru menemukan fenomena penting tentang radioaktivitas.

Secara umum, sinar X bekerja bilamana enerji tinggi elektron mengenai sasaran. Sinar X itu sendiri tidak mengandung elektron, tetapi gelombang elektron magnetik. Oleh karena itu pada dasarnya dia serupa dengan radiasi yang dapat terlihat mata (yaitu gelombang cahaya), kecuali panjang gelombang sinar X jauh lebih pendek.

Penggunaan sinar X yang paling dikenal --tentu saja-- di bidang pengobatan dan diagnosa gigi. Penggunaan lain adalah di bidang radioterapi, di mana sinar X digunakan untuk menghancurkan tumor ganas atau mencegah pertumbuhannya.

Sinar X juga banyak digunakan di pelbagai keperluan industri. Misalnya, bisa digunakan buat ukur tebal sesuatu benda atau mencari kerusakan yang tersembunyi. Sinar X juga berfaedah di banyak bidang penyelidikan ilmiah, mulai dari biologi hingga astronomi. Khususnya, sinar X menyuguhkan para ilmuwan sejumlah besar informasi yang berkaitan dengan atom dan struktur molekul.

Kendati begitu, orang janganlah berlebih-lebihan menilai arti penting Rontgen. Memang benar, penggunaan sinar X membawa banyak manfaat, tetapi orang tidak bisa berkata dia telah merombak keseluruhan teknologi kita, seperti halnya penemuan Faraday atas pembuktian elektro magnetik. Begitu pula orang tidak bisa bilang penemuan sinar X benar-benar merupakan arti penting yang mendasar dalam teori ilmu pengetahuan. Sinar ultraviolet (yang panjang gelombangnya lebih pendek ketimbang cahaya yang tampak oleh mata) telah diketahui orang hampir seabad sebelumnya. Adanya sinar X --yang punya persamaan dengan gelombang ultraviolet, kecuali panjang gelombangnya masih lebih pendek-- masih berada dalam kerangka fisika klasik. Di atas segala-galanya, saya pikir layak menempatkan arti penting Rontgen di bawah Becquerel yang penemuannya lebih punya makna penting yang mendasar.

Rontgen tak punya anak, karena itu dia dan istrinya mengangkat anak seorang gadis. Tahun 1901 Rontgen menerima Hadiah Nobel untuk bidang fisika, yang untuk pertama kalinya diberikan untuk bidang itu. Dia tutup usia di Munich, Jerman tahun 1923.

Sabtu, 21 Desember 2013

Sepeda - Karl Von Drais

- Hallo sahabat Para Pembelajar, Pada sharing yang berjudul , Semoga Para Sahabat dapat Mudah Memahaminya.

Sepeda - Karl Von Drais
Sepeda - Karl Von Drais

lihat juga


Baron Karls Drais von Sauerbronn atau Karl Drais lahir pada tanggal 29 April 1785 di Karlsruhe, Jerman, dia adalah seorang penemu Jerman dan menemukan Laufmaschine juga kemudian disebut sepeda beroda tiga, atau draisienne. Ini kemudian dimasukkan sebagai prinsip roda dua yang kemudian menjadi dasar untuk sepeda dan sepeda motor dan merupakan awal dari transportasi pribadi mekanik. Drais juga menemukan mesin ketik awal dengan keyboard pada tahun 1821. Dari 1803-1805, Drais belajar arsitektur, pertanian dan fisika di University of Heidelberg.

Ia bergabung sebagai pejabat kehutanan, bekerja sebagai guru di lembaga kehutanan pribadi milik pamannya, dan pada tahun 1810 menerima gelar kepala rimbawan, tetapi posisinya belum ditentukan. Satu tahun kemudian ia diskors dari dinasnya, tapi terus menerima gaji sehingga dia bisa mencurahkan lebih banyak waktu untuk penemuannya.

Drais berhasil melakukan terobosan penting,yang ternyata merupakan peletak dasar perkembangan sepeda selanjutnya. Oleh Von Drais, Hobby Horse dimodifikasi hingga akhirnya mempunyai mekanisme kemudi pada bagian roda depan. bentuknya sepeda beroda tiga, bentuk awal dari sepeda, namun tanpa pedal. Perjalanannya yang pertama dilaporkan, dari Mannheim ke Schwetzinger Relaishaus berlangsung pada tanggal 12 Juni 1817. Pada tahun yang sama, dia melakukan perjalanan kedua, dari Gernsbach ke Baden, dan lain-lain. Dengan mengambil tenaga gerak dari kedua kaki, Von Drais mampu meluncur lebih cepat saat berkeliling. Dia sendiri menyebut kendaraan ini dengan nama Draisienne. Beritanya sendiri dimuat di koran lokal Jerman pada 1817. Pada 1839, Kirkpatrick Macmillan menambahkan batang penggerak yang menghubungkan antara roda belakang dan ban depan Draisienne.

Sepeda Draisienne ini tak bertahan lama, karena setelah itu, mulai muncul jenis-jenis sepeda baru yang lebih effisien bahkan beberapa di antaranya ada yang sudah menggunakan pedal, walaupun pedal tersebut masih belum sempurna seperti sepeda jaman sekarang). Walau begitu, sepeda buatan Baron von Drais ini tetap harus diacungi jempol, karena sudah mampu menjadi tonggak munculnya sepeda-sepeda modern di dunia.

Pada tanggal 12 Januari 1818, Drais dianugerahi sebuah penghormatan dengan gelar duke sebagai imbalan atas penemuannya. Baden tidak memiliki hak paten atas penemuannya pada waktu itu. Grand Duke Karl Drais kemudian juga ditunjuk sebagai Profesor Mekanika. Ini hanyalah sebuah gelar kehormatan, tidak berhubungan dengan universitas atau lembaga lain. Drais pensiun dari layanan sipil dan terus menerima gaji sebagai atas penemuannya.

Bencana mendekati Drais ketika sebuah pembunuhan dan pemenggalan terjadi atas Ludwig Sand, pada tahun 1820. Ayah Drais sebagai hakim tertinggi Baden, menolak meminta maaf, dan anaknya kemudian di kepung oleh mahasiswa mahasiswa di jerman. Oleh karena itu, 1822-1827, Drais kemudian pindah ke Brasil sebagai pengawas tanah di Fazenda milik Georg Heinrich von Langsdorff, namun kembali ke Mannheim.

sebab dari penemuannya adalah adanya anomali iklim 1816, Tahun tanpa musim panas di sebabkan karena letusan maha dahsyat Gunung Tambora di Indonesia menyebabkan transportasi di Eropa terganggu akibat kegagalan panen dan kelaparan kuda, dan inilah penyebab dari penemuan Drais 'dari sepeda beroda tiga tersebut.

Drais kemudian meninggal di kota kelahirannya, Karlsruhe pada tanggal 10 Desember 1851, tanpa uang sepeser pun setelah Prusia melakukan revolusi di Baden dan menyita uang pensiun drais sepenuhnya untuk membayar biaya revolusi.
 

Baron Karls Drais von Sauerbronn atau Karl Drais lahir pada tanggal 29 April 1785 di Karlsruhe, Jerman, dia adalah seorang penemu Jerman dan menemukan Laufmaschine juga kemudian disebut sepeda beroda tiga, atau draisienne. Ini kemudian dimasukkan sebagai prinsip roda dua yang kemudian menjadi dasar untuk sepeda dan sepeda motor dan merupakan awal dari transportasi pribadi mekanik. Drais juga menemukan mesin ketik awal dengan keyboard pada tahun 1821. Dari 1803-1805, Drais belajar arsitektur, pertanian dan fisika di University of Heidelberg.

Ia bergabung sebagai pejabat kehutanan, bekerja sebagai guru di lembaga kehutanan pribadi milik pamannya, dan pada tahun 1810 menerima gelar kepala rimbawan, tetapi posisinya belum ditentukan. Satu tahun kemudian ia diskors dari dinasnya, tapi terus menerima gaji sehingga dia bisa mencurahkan lebih banyak waktu untuk penemuannya.

Drais berhasil melakukan terobosan penting,yang ternyata merupakan peletak dasar perkembangan sepeda selanjutnya. Oleh Von Drais, Hobby Horse dimodifikasi hingga akhirnya mempunyai mekanisme kemudi pada bagian roda depan. bentuknya sepeda beroda tiga, bentuk awal dari sepeda, namun tanpa pedal. Perjalanannya yang pertama dilaporkan, dari Mannheim ke Schwetzinger Relaishaus berlangsung pada tanggal 12 Juni 1817. Pada tahun yang sama, dia melakukan perjalanan kedua, dari Gernsbach ke Baden, dan lain-lain. Dengan mengambil tenaga gerak dari kedua kaki, Von Drais mampu meluncur lebih cepat saat berkeliling. Dia sendiri menyebut kendaraan ini dengan nama Draisienne. Beritanya sendiri dimuat di koran lokal Jerman pada 1817. Pada 1839, Kirkpatrick Macmillan menambahkan batang penggerak yang menghubungkan antara roda belakang dan ban depan Draisienne.

Sepeda Draisienne ini tak bertahan lama, karena setelah itu, mulai muncul jenis-jenis sepeda baru yang lebih effisien bahkan beberapa di antaranya ada yang sudah menggunakan pedal, walaupun pedal tersebut masih belum sempurna seperti sepeda jaman sekarang). Walau begitu, sepeda buatan Baron von Drais ini tetap harus diacungi jempol, karena sudah mampu menjadi tonggak munculnya sepeda-sepeda modern di dunia.

Pada tanggal 12 Januari 1818, Drais dianugerahi sebuah penghormatan dengan gelar duke sebagai imbalan atas penemuannya. Baden tidak memiliki hak paten atas penemuannya pada waktu itu. Grand Duke Karl Drais kemudian juga ditunjuk sebagai Profesor Mekanika. Ini hanyalah sebuah gelar kehormatan, tidak berhubungan dengan universitas atau lembaga lain. Drais pensiun dari layanan sipil dan terus menerima gaji sebagai atas penemuannya.

Bencana mendekati Drais ketika sebuah pembunuhan dan pemenggalan terjadi atas Ludwig Sand, pada tahun 1820. Ayah Drais sebagai hakim tertinggi Baden, menolak meminta maaf, dan anaknya kemudian di kepung oleh mahasiswa mahasiswa di jerman. Oleh karena itu, 1822-1827, Drais kemudian pindah ke Brasil sebagai pengawas tanah di Fazenda milik Georg Heinrich von Langsdorff, namun kembali ke Mannheim.

sebab dari penemuannya adalah adanya anomali iklim 1816, Tahun tanpa musim panas di sebabkan karena letusan maha dahsyat Gunung Tambora di Indonesia menyebabkan transportasi di Eropa terganggu akibat kegagalan panen dan kelaparan kuda, dan inilah penyebab dari penemuan Drais 'dari sepeda beroda tiga tersebut.

Drais kemudian meninggal di kota kelahirannya, Karlsruhe pada tanggal 10 Desember 1851, tanpa uang sepeser pun setelah Prusia melakukan revolusi di Baden dan menyita uang pensiun drais sepenuhnya untuk membayar biaya revolusi.
 

Baron Karls Drais von Sauerbronn atau Karl Drais lahir pada tanggal 29 April 1785 di Karlsruhe, Jerman, dia adalah seorang penemu Jerman dan menemukan Laufmaschine juga kemudian disebut sepeda beroda tiga, atau draisienne. Ini kemudian dimasukkan sebagai prinsip roda dua yang kemudian menjadi dasar untuk sepeda dan sepeda motor dan merupakan awal dari transportasi pribadi mekanik. Drais juga menemukan mesin ketik awal dengan keyboard pada tahun 1821. Dari 1803-1805, Drais belajar arsitektur, pertanian dan fisika di University of Heidelberg.

Ia bergabung sebagai pejabat kehutanan, bekerja sebagai guru di lembaga kehutanan pribadi milik pamannya, dan pada tahun 1810 menerima gelar kepala rimbawan, tetapi posisinya belum ditentukan. Satu tahun kemudian ia diskors dari dinasnya, tapi terus menerima gaji sehingga dia bisa mencurahkan lebih banyak waktu untuk penemuannya.

Drais berhasil melakukan terobosan penting,yang ternyata merupakan peletak dasar perkembangan sepeda selanjutnya. Oleh Von Drais, Hobby Horse dimodifikasi hingga akhirnya mempunyai mekanisme kemudi pada bagian roda depan. bentuknya sepeda beroda tiga, bentuk awal dari sepeda, namun tanpa pedal. Perjalanannya yang pertama dilaporkan, dari Mannheim ke Schwetzinger Relaishaus berlangsung pada tanggal 12 Juni 1817. Pada tahun yang sama, dia melakukan perjalanan kedua, dari Gernsbach ke Baden, dan lain-lain. Dengan mengambil tenaga gerak dari kedua kaki, Von Drais mampu meluncur lebih cepat saat berkeliling. Dia sendiri menyebut kendaraan ini dengan nama Draisienne. Beritanya sendiri dimuat di koran lokal Jerman pada 1817. Pada 1839, Kirkpatrick Macmillan menambahkan batang penggerak yang menghubungkan antara roda belakang dan ban depan Draisienne.

Sepeda Draisienne ini tak bertahan lama, karena setelah itu, mulai muncul jenis-jenis sepeda baru yang lebih effisien bahkan beberapa di antaranya ada yang sudah menggunakan pedal, walaupun pedal tersebut masih belum sempurna seperti sepeda jaman sekarang). Walau begitu, sepeda buatan Baron von Drais ini tetap harus diacungi jempol, karena sudah mampu menjadi tonggak munculnya sepeda-sepeda modern di dunia.

Pada tanggal 12 Januari 1818, Drais dianugerahi sebuah penghormatan dengan gelar duke sebagai imbalan atas penemuannya. Baden tidak memiliki hak paten atas penemuannya pada waktu itu. Grand Duke Karl Drais kemudian juga ditunjuk sebagai Profesor Mekanika. Ini hanyalah sebuah gelar kehormatan, tidak berhubungan dengan universitas atau lembaga lain. Drais pensiun dari layanan sipil dan terus menerima gaji sebagai atas penemuannya.

Bencana mendekati Drais ketika sebuah pembunuhan dan pemenggalan terjadi atas Ludwig Sand, pada tahun 1820. Ayah Drais sebagai hakim tertinggi Baden, menolak meminta maaf, dan anaknya kemudian di kepung oleh mahasiswa mahasiswa di jerman. Oleh karena itu, 1822-1827, Drais kemudian pindah ke Brasil sebagai pengawas tanah di Fazenda milik Georg Heinrich von Langsdorff, namun kembali ke Mannheim.

sebab dari penemuannya adalah adanya anomali iklim 1816, Tahun tanpa musim panas di sebabkan karena letusan maha dahsyat Gunung Tambora di Indonesia menyebabkan transportasi di Eropa terganggu akibat kegagalan panen dan kelaparan kuda, dan inilah penyebab dari penemuan Drais 'dari sepeda beroda tiga tersebut.

Drais kemudian meninggal di kota kelahirannya, Karlsruhe pada tanggal 10 Desember 1851, tanpa uang sepeser pun setelah Prusia melakukan revolusi di Baden dan menyita uang pensiun drais sepenuhnya untuk membayar biaya revolusi.
 

Jumat, 20 Desember 2013

Proyektor Film - Thomas Alfa Edison

- Hallo sahabat Para Pembelajar, Pada sharing yang berjudul , Semoga Para Sahabat dapat Mudah Memahaminya.

Proyektor Film - Thomas Alfa Edison
Proyektor Film - Thomas Alfa Edison

lihat juga


Orang yang berjasa menemukan bola lampu adalah Thomas Alva Edison. Beliau adalah penemu dari Amerika dan merupakan satu dari penemu terbesar sepanjang sejarah. Bayangkan, ia menemukan 3.000 penemuan, diantaranya adalah lampu listrik, sistim distribusi listrik, lokomotif listrik, stasiun tenaga listrik, mikrofon, kinetoskop (proyektor film), laboratorium riset untuk industri, fonograf (berkembang jadi tape-recorder), dan kinetograf (kamera film).

Thomas Alva Edison lahir pada tanggal 11 Februari 1847 di Milan, Ohio, USA. Beliau adalah anak bungsu dari tujuh bersaudara, buah perkawinan Samuel Ogden, keturunan Belanda dengan Nancy Elliot. Pada usia 7 tahun, Edison dikeluarkan dari sekolah oleh gurunya setelah 3 bulan belajar. Gurunya menilainya terlalu bodoh, tak mampu menerima pelajaran apa pun. Untunglah ibunya, Nancy, pernah berprofesi sebagai guru. Sang ibu mengajarkannya membaca, menulis dan berhitung.

Edison sewaktu kecil sangat gemar membaca. la membaca berbagai jenis buku. Berjilid-jilid ensiklopedi dibacanya tanpa jemu. Sejak usia 10 tahun Edison mulai melakukan percobaan. Buku percobaan Elektro karangan ilmuwan fisika dan kimia Inggris, Faraday, sangat mempengaruhi Edison. Pada umur 12 tahun, Edison tak enggan jadi pengasong koran, kacang, permen, dan kue di kereta api. Bahkan sempat menerbitkan koran Weekly Herald. Kemudian ia menjadi operator telegraf, Ia pindah dari satu kota ke kota lain. Di New York ia diminta untuk menjadi kepala mesin telegraf yang penting. Edison sangat senang mempelajari sesuatu dan membaca buku-buku yang ada.

Edison menerapkan pelajaran tersebut dengan cara bereksperimen di laboratorium kecilnya. Edison melakukan percobaan dan eksperimen terus menerus hingga penemuan-penemuannya menjadi sempurna. Mungkin kata yang cocok untuk menggambarkan kepandaian Edison adalah: "Genius adalah 99% kerja keras".

Penemuan penting Edison tak terhitung banyaknya, beberapa penemuannya yang berpengaruh besar bagi perkembangan dunia adalah lampu pijar, fonograf, aki, telegram, piringan hitam, kamera film serta proyektor. Edison juga menyempurnakan telepon agar dapat digunakan dalam kehidupan sehari-harii.

Selama karirnya, Thomas Alva Edison telah mempatenkan sekitar dari 1.093 hasil penemuannya, termasuk bola lampu, listrik, gramophone, dan juga kamera film. Ketiga penemuannya membangkitkan industri-industri besar bagi industri listrik, rekaman dan film yang akhirnya mempengaruhi kehidupan masyarakat di seluruh dunia.

Pada tahun 1868, di usia 21 tahun, dia telah mengembangkan dan mempatenkan penemuannya yang berupa sebuah mesin yang merekam telegraph. Dari penemuannya di bidang kelistrikkan, kemudian Edison mendirikan perusahaan lampu listrik pertama di dunia pada tahun 1882.

Edison juga banyak membantu dalam bidang pertahanan pemerintahan Amerika Serikat. Beberapa penelitiannya antara lain: mendeteksi pesawat terbang, menghancurkan periskop dengan senjata mesin, mendeteksi kapal selam, menghentikan torpedo dengan jaring, menaikkan kekuatan torpedo, kapal kamuflase, dan masih banyak lagi.

Sejarah ilmu pengetahuan mencatat bahwa Thomas Alva Edison adalah sebagai penemu terbesar di dunia dengan 3000 penemuan. Ia bahkan pernah menemukan 400 macam penemuan dalam masa 13 bulan. Pada tahun 1928, Edison menerima penghargaan berupa sebuah medali khusus dari Kongres Amerika Serikat.

Pada musim gugur tanggal 18 Oktober 1931, Thomas Alva Edison meninggal dunia dalam usia 84 tahun. Pada hari pemakamannya, tanggal 21 Oktober 1931 jam 10 malam tepat seluruh Amerika mematikan lampu selama 1 menit untuk memberikan penghormatan terakhir bagi Thomas Alva Edison.

Orang yang berjasa menemukan bola lampu adalah Thomas Alva Edison. Beliau adalah penemu dari Amerika dan merupakan satu dari penemu terbesar sepanjang sejarah. Bayangkan, ia menemukan 3.000 penemuan, diantaranya adalah lampu listrik, sistim distribusi listrik, lokomotif listrik, stasiun tenaga listrik, mikrofon, kinetoskop (proyektor film), laboratorium riset untuk industri, fonograf (berkembang jadi tape-recorder), dan kinetograf (kamera film).

Thomas Alva Edison lahir pada tanggal 11 Februari 1847 di Milan, Ohio, USA. Beliau adalah anak bungsu dari tujuh bersaudara, buah perkawinan Samuel Ogden, keturunan Belanda dengan Nancy Elliot. Pada usia 7 tahun, Edison dikeluarkan dari sekolah oleh gurunya setelah 3 bulan belajar. Gurunya menilainya terlalu bodoh, tak mampu menerima pelajaran apa pun. Untunglah ibunya, Nancy, pernah berprofesi sebagai guru. Sang ibu mengajarkannya membaca, menulis dan berhitung.

Edison sewaktu kecil sangat gemar membaca. la membaca berbagai jenis buku. Berjilid-jilid ensiklopedi dibacanya tanpa jemu. Sejak usia 10 tahun Edison mulai melakukan percobaan. Buku percobaan Elektro karangan ilmuwan fisika dan kimia Inggris, Faraday, sangat mempengaruhi Edison. Pada umur 12 tahun, Edison tak enggan jadi pengasong koran, kacang, permen, dan kue di kereta api. Bahkan sempat menerbitkan koran Weekly Herald. Kemudian ia menjadi operator telegraf, Ia pindah dari satu kota ke kota lain. Di New York ia diminta untuk menjadi kepala mesin telegraf yang penting. Edison sangat senang mempelajari sesuatu dan membaca buku-buku yang ada.

Edison menerapkan pelajaran tersebut dengan cara bereksperimen di laboratorium kecilnya. Edison melakukan percobaan dan eksperimen terus menerus hingga penemuan-penemuannya menjadi sempurna. Mungkin kata yang cocok untuk menggambarkan kepandaian Edison adalah: "Genius adalah 99% kerja keras".

Penemuan penting Edison tak terhitung banyaknya, beberapa penemuannya yang berpengaruh besar bagi perkembangan dunia adalah lampu pijar, fonograf, aki, telegram, piringan hitam, kamera film serta proyektor. Edison juga menyempurnakan telepon agar dapat digunakan dalam kehidupan sehari-harii.

Selama karirnya, Thomas Alva Edison telah mempatenkan sekitar dari 1.093 hasil penemuannya, termasuk bola lampu, listrik, gramophone, dan juga kamera film. Ketiga penemuannya membangkitkan industri-industri besar bagi industri listrik, rekaman dan film yang akhirnya mempengaruhi kehidupan masyarakat di seluruh dunia.

Pada tahun 1868, di usia 21 tahun, dia telah mengembangkan dan mempatenkan penemuannya yang berupa sebuah mesin yang merekam telegraph. Dari penemuannya di bidang kelistrikkan, kemudian Edison mendirikan perusahaan lampu listrik pertama di dunia pada tahun 1882.

Edison juga banyak membantu dalam bidang pertahanan pemerintahan Amerika Serikat. Beberapa penelitiannya antara lain: mendeteksi pesawat terbang, menghancurkan periskop dengan senjata mesin, mendeteksi kapal selam, menghentikan torpedo dengan jaring, menaikkan kekuatan torpedo, kapal kamuflase, dan masih banyak lagi.

Sejarah ilmu pengetahuan mencatat bahwa Thomas Alva Edison adalah sebagai penemu terbesar di dunia dengan 3000 penemuan. Ia bahkan pernah menemukan 400 macam penemuan dalam masa 13 bulan. Pada tahun 1928, Edison menerima penghargaan berupa sebuah medali khusus dari Kongres Amerika Serikat.

Pada musim gugur tanggal 18 Oktober 1931, Thomas Alva Edison meninggal dunia dalam usia 84 tahun. Pada hari pemakamannya, tanggal 21 Oktober 1931 jam 10 malam tepat seluruh Amerika mematikan lampu selama 1 menit untuk memberikan penghormatan terakhir bagi Thomas Alva Edison.

Orang yang berjasa menemukan bola lampu adalah Thomas Alva Edison. Beliau adalah penemu dari Amerika dan merupakan satu dari penemu terbesar sepanjang sejarah. Bayangkan, ia menemukan 3.000 penemuan, diantaranya adalah lampu listrik, sistim distribusi listrik, lokomotif listrik, stasiun tenaga listrik, mikrofon, kinetoskop (proyektor film), laboratorium riset untuk industri, fonograf (berkembang jadi tape-recorder), dan kinetograf (kamera film).

Thomas Alva Edison lahir pada tanggal 11 Februari 1847 di Milan, Ohio, USA. Beliau adalah anak bungsu dari tujuh bersaudara, buah perkawinan Samuel Ogden, keturunan Belanda dengan Nancy Elliot. Pada usia 7 tahun, Edison dikeluarkan dari sekolah oleh gurunya setelah 3 bulan belajar. Gurunya menilainya terlalu bodoh, tak mampu menerima pelajaran apa pun. Untunglah ibunya, Nancy, pernah berprofesi sebagai guru. Sang ibu mengajarkannya membaca, menulis dan berhitung.

Edison sewaktu kecil sangat gemar membaca. la membaca berbagai jenis buku. Berjilid-jilid ensiklopedi dibacanya tanpa jemu. Sejak usia 10 tahun Edison mulai melakukan percobaan. Buku percobaan Elektro karangan ilmuwan fisika dan kimia Inggris, Faraday, sangat mempengaruhi Edison. Pada umur 12 tahun, Edison tak enggan jadi pengasong koran, kacang, permen, dan kue di kereta api. Bahkan sempat menerbitkan koran Weekly Herald. Kemudian ia menjadi operator telegraf, Ia pindah dari satu kota ke kota lain. Di New York ia diminta untuk menjadi kepala mesin telegraf yang penting. Edison sangat senang mempelajari sesuatu dan membaca buku-buku yang ada.

Edison menerapkan pelajaran tersebut dengan cara bereksperimen di laboratorium kecilnya. Edison melakukan percobaan dan eksperimen terus menerus hingga penemuan-penemuannya menjadi sempurna. Mungkin kata yang cocok untuk menggambarkan kepandaian Edison adalah: "Genius adalah 99% kerja keras".

Penemuan penting Edison tak terhitung banyaknya, beberapa penemuannya yang berpengaruh besar bagi perkembangan dunia adalah lampu pijar, fonograf, aki, telegram, piringan hitam, kamera film serta proyektor. Edison juga menyempurnakan telepon agar dapat digunakan dalam kehidupan sehari-harii.

Selama karirnya, Thomas Alva Edison telah mempatenkan sekitar dari 1.093 hasil penemuannya, termasuk bola lampu, listrik, gramophone, dan juga kamera film. Ketiga penemuannya membangkitkan industri-industri besar bagi industri listrik, rekaman dan film yang akhirnya mempengaruhi kehidupan masyarakat di seluruh dunia.

Pada tahun 1868, di usia 21 tahun, dia telah mengembangkan dan mempatenkan penemuannya yang berupa sebuah mesin yang merekam telegraph. Dari penemuannya di bidang kelistrikkan, kemudian Edison mendirikan perusahaan lampu listrik pertama di dunia pada tahun 1882.

Edison juga banyak membantu dalam bidang pertahanan pemerintahan Amerika Serikat. Beberapa penelitiannya antara lain: mendeteksi pesawat terbang, menghancurkan periskop dengan senjata mesin, mendeteksi kapal selam, menghentikan torpedo dengan jaring, menaikkan kekuatan torpedo, kapal kamuflase, dan masih banyak lagi.

Sejarah ilmu pengetahuan mencatat bahwa Thomas Alva Edison adalah sebagai penemu terbesar di dunia dengan 3000 penemuan. Ia bahkan pernah menemukan 400 macam penemuan dalam masa 13 bulan. Pada tahun 1928, Edison menerima penghargaan berupa sebuah medali khusus dari Kongres Amerika Serikat.

Pada musim gugur tanggal 18 Oktober 1931, Thomas Alva Edison meninggal dunia dalam usia 84 tahun. Pada hari pemakamannya, tanggal 21 Oktober 1931 jam 10 malam tepat seluruh Amerika mematikan lampu selama 1 menit untuk memberikan penghormatan terakhir bagi Thomas Alva Edison.

Kamis, 19 Desember 2013

Piringan Hitam - Alexander Graham Bell

- Hallo sahabat Para Pembelajar, Pada sharing yang berjudul , Semoga Para Sahabat dapat Mudah Memahaminya.

Piringan Hitam - Alexander Graham Bell
Piringan Hitam - Alexander Graham Bell

lihat juga



Alexander Graham Bell (lahir di Edinburgh, Skotlandia, Britania Raya, 3 Maret 1847 – meninggal di Beinn Bhreagh, Nova Scotia, Kanada, 2 Agustus 1922 pada umur 75 tahun) adalah seorang ilmuwan, pencipta, dan pendiri perusahaan telepon Bell. Selain karyanya dalam teknologi telekomunikasi, ia juga menyumbangkan kemajuan penting dalam teknologi penerbangan dan hidrofoil.

Ia mendirikan Perusahaan Telepon Bell pada umur 30 tahun. Bell mendadak jadi kaya raya. Sebenarnya sisa hidupnya ia pakai untuk berfoya-foya. Tapi Bell malah berbuat sebaliknya. Sesudahnya menemukan telepon ia masih mempunyai waktu 45 tahun. Waktu itu ia menggunakan untuk bekerja keras, belajar, mengadakan eksperimen dan menciptakan penemuan. Ia mendirikan Laboratorium Volta (1880), tempat ia menemukan piringan hitam. Ia mendirikan Biro Volta (1886) untuk menolong kaum tunarungu. Ia mendirikan perhimpunan Alexander Graham Bell untuk Orang Tunarungu (1890). Ia  mendirikan pengamat bintang dan majalah ilmiah. Ia bekerja keras sampai  berhasil menemukan 30 penemuan.

Bell umumnya dikenal sebagai penemu telepon tahun 1876 di Amerika Serikat, tapi menurut Kongres AS pada Juni 2002 menetapkan bahwa Antonio Meucci-lah yang menemukan telepon. Walaupun Alexander Graham Bell penemu telepon, dia tidak pernah menelepon istri dan ibunya karena mereka tunarungu.


Alexander Graham Bell (lahir di Edinburgh, Skotlandia, Britania Raya, 3 Maret 1847 – meninggal di Beinn Bhreagh, Nova Scotia, Kanada, 2 Agustus 1922 pada umur 75 tahun) adalah seorang ilmuwan, pencipta, dan pendiri perusahaan telepon Bell. Selain karyanya dalam teknologi telekomunikasi, ia juga menyumbangkan kemajuan penting dalam teknologi penerbangan dan hidrofoil.

Ia mendirikan Perusahaan Telepon Bell pada umur 30 tahun. Bell mendadak jadi kaya raya. Sebenarnya sisa hidupnya ia pakai untuk berfoya-foya. Tapi Bell malah berbuat sebaliknya. Sesudahnya menemukan telepon ia masih mempunyai waktu 45 tahun. Waktu itu ia menggunakan untuk bekerja keras, belajar, mengadakan eksperimen dan menciptakan penemuan. Ia mendirikan Laboratorium Volta (1880), tempat ia menemukan piringan hitam. Ia mendirikan Biro Volta (1886) untuk menolong kaum tunarungu. Ia mendirikan perhimpunan Alexander Graham Bell untuk Orang Tunarungu (1890). Ia  mendirikan pengamat bintang dan majalah ilmiah. Ia bekerja keras sampai  berhasil menemukan 30 penemuan.

Bell umumnya dikenal sebagai penemu telepon tahun 1876 di Amerika Serikat, tapi menurut Kongres AS pada Juni 2002 menetapkan bahwa Antonio Meucci-lah yang menemukan telepon. Walaupun Alexander Graham Bell penemu telepon, dia tidak pernah menelepon istri dan ibunya karena mereka tunarungu.


Alexander Graham Bell (lahir di Edinburgh, Skotlandia, Britania Raya, 3 Maret 1847 – meninggal di Beinn Bhreagh, Nova Scotia, Kanada, 2 Agustus 1922 pada umur 75 tahun) adalah seorang ilmuwan, pencipta, dan pendiri perusahaan telepon Bell. Selain karyanya dalam teknologi telekomunikasi, ia juga menyumbangkan kemajuan penting dalam teknologi penerbangan dan hidrofoil.

Ia mendirikan Perusahaan Telepon Bell pada umur 30 tahun. Bell mendadak jadi kaya raya. Sebenarnya sisa hidupnya ia pakai untuk berfoya-foya. Tapi Bell malah berbuat sebaliknya. Sesudahnya menemukan telepon ia masih mempunyai waktu 45 tahun. Waktu itu ia menggunakan untuk bekerja keras, belajar, mengadakan eksperimen dan menciptakan penemuan. Ia mendirikan Laboratorium Volta (1880), tempat ia menemukan piringan hitam. Ia mendirikan Biro Volta (1886) untuk menolong kaum tunarungu. Ia mendirikan perhimpunan Alexander Graham Bell untuk Orang Tunarungu (1890). Ia  mendirikan pengamat bintang dan majalah ilmiah. Ia bekerja keras sampai  berhasil menemukan 30 penemuan.

Bell umumnya dikenal sebagai penemu telepon tahun 1876 di Amerika Serikat, tapi menurut Kongres AS pada Juni 2002 menetapkan bahwa Antonio Meucci-lah yang menemukan telepon. Walaupun Alexander Graham Bell penemu telepon, dia tidak pernah menelepon istri dan ibunya karena mereka tunarungu.

Rabu, 18 Desember 2013

Pesawat Terbang - Wilbur dan Orville Wright

- Hallo sahabat Para Pembelajar, Pada sharing yang berjudul , Semoga Para Sahabat dapat Mudah Memahaminya.

Pesawat Terbang - Wilbur dan Orville Wright
Pesawat Terbang - Wilbur dan Orville Wright

lihat juga



Wright Bersaudara yang terdiri dari dua orang adik beradik, Orville Wright (19 Agustus 1871 - 30 Januari 1948) dan Wilbur Wright (16 April 1867 - 30 Mei 1912), secara umum dihargai atas desain dan perancangan pesawat terbang efektif pertama, dan membuat penerbangan terkendali pertama menggunakan pesawat terbang bermesin yang lebih berat daripada udara, bersama dengan pendirian tonggak sejarah lainnya dalam bidang era dirgantara. Kedua kakak beradik itu pada awalnya mengelola sebuah toko di Dayton, Ohio. Toko tersebut menjual dan memperbaiki sepeda motor. Mereka mulai mempelajari masalah penerbangan pada tahun 1889. Kemudian mereka mulai membuat tiga pesawat terbang layang bersayap kembar. Ketiganya dites di pantai Kitty Hawk, North Carolina. Pesawat yang ketiga telah diujinya sebanyak 1000 kali penerbangan dan ternyata berhasil dengan sukses. Kemudian mereka membuat mesin motor ringan. Mesin tersebut di pasang di pesawatnya yang keempat, yang dinamakannya Wright Flyer.

Pada pukul 10:35 pagi (10:35 WIB malam) dalam cuaca dingin yang mendung pada tanggal 17 Desember 1903, Wright Bersaudara menerbangkan untuk pertama kalinya pesawat udara berkendali sejauh empat mil di dekat wilayah berbukit pasir di Kitty Hawk, North Carolina. Mereka menyaksikan pesawat Wright Flyer dikemudikan oleh Orville, mengangkasa selama 12 detik. Kemudian pesawat tersebut turun kembali setelah mencapai 37 meter dari tanah. Penerbangan tersebut merupakan penerbangan pesawat yang pertama dalam sejarah. Pesawat tersebut pada awalnya dinamai Wright Flyer, tetapi sekarang lebih populer dengan nama "Kitty Hawk". Pesawat Flyer yang asli kini terdapat di Museum Dirgantara di Washington DC, Amerika Serikat.


Wright Bersaudara yang terdiri dari dua orang adik beradik, Orville Wright (19 Agustus 1871 - 30 Januari 1948) dan Wilbur Wright (16 April 1867 - 30 Mei 1912), secara umum dihargai atas desain dan perancangan pesawat terbang efektif pertama, dan membuat penerbangan terkendali pertama menggunakan pesawat terbang bermesin yang lebih berat daripada udara, bersama dengan pendirian tonggak sejarah lainnya dalam bidang era dirgantara. Kedua kakak beradik itu pada awalnya mengelola sebuah toko di Dayton, Ohio. Toko tersebut menjual dan memperbaiki sepeda motor. Mereka mulai mempelajari masalah penerbangan pada tahun 1889. Kemudian mereka mulai membuat tiga pesawat terbang layang bersayap kembar. Ketiganya dites di pantai Kitty Hawk, North Carolina. Pesawat yang ketiga telah diujinya sebanyak 1000 kali penerbangan dan ternyata berhasil dengan sukses. Kemudian mereka membuat mesin motor ringan. Mesin tersebut di pasang di pesawatnya yang keempat, yang dinamakannya Wright Flyer.

Pada pukul 10:35 pagi (10:35 WIB malam) dalam cuaca dingin yang mendung pada tanggal 17 Desember 1903, Wright Bersaudara menerbangkan untuk pertama kalinya pesawat udara berkendali sejauh empat mil di dekat wilayah berbukit pasir di Kitty Hawk, North Carolina. Mereka menyaksikan pesawat Wright Flyer dikemudikan oleh Orville, mengangkasa selama 12 detik. Kemudian pesawat tersebut turun kembali setelah mencapai 37 meter dari tanah. Penerbangan tersebut merupakan penerbangan pesawat yang pertama dalam sejarah. Pesawat tersebut pada awalnya dinamai Wright Flyer, tetapi sekarang lebih populer dengan nama "Kitty Hawk". Pesawat Flyer yang asli kini terdapat di Museum Dirgantara di Washington DC, Amerika Serikat.


Wright Bersaudara yang terdiri dari dua orang adik beradik, Orville Wright (19 Agustus 1871 - 30 Januari 1948) dan Wilbur Wright (16 April 1867 - 30 Mei 1912), secara umum dihargai atas desain dan perancangan pesawat terbang efektif pertama, dan membuat penerbangan terkendali pertama menggunakan pesawat terbang bermesin yang lebih berat daripada udara, bersama dengan pendirian tonggak sejarah lainnya dalam bidang era dirgantara. Kedua kakak beradik itu pada awalnya mengelola sebuah toko di Dayton, Ohio. Toko tersebut menjual dan memperbaiki sepeda motor. Mereka mulai mempelajari masalah penerbangan pada tahun 1889. Kemudian mereka mulai membuat tiga pesawat terbang layang bersayap kembar. Ketiganya dites di pantai Kitty Hawk, North Carolina. Pesawat yang ketiga telah diujinya sebanyak 1000 kali penerbangan dan ternyata berhasil dengan sukses. Kemudian mereka membuat mesin motor ringan. Mesin tersebut di pasang di pesawatnya yang keempat, yang dinamakannya Wright Flyer.

Pada pukul 10:35 pagi (10:35 WIB malam) dalam cuaca dingin yang mendung pada tanggal 17 Desember 1903, Wright Bersaudara menerbangkan untuk pertama kalinya pesawat udara berkendali sejauh empat mil di dekat wilayah berbukit pasir di Kitty Hawk, North Carolina. Mereka menyaksikan pesawat Wright Flyer dikemudikan oleh Orville, mengangkasa selama 12 detik. Kemudian pesawat tersebut turun kembali setelah mencapai 37 meter dari tanah. Penerbangan tersebut merupakan penerbangan pesawat yang pertama dalam sejarah. Pesawat tersebut pada awalnya dinamai Wright Flyer, tetapi sekarang lebih populer dengan nama "Kitty Hawk". Pesawat Flyer yang asli kini terdapat di Museum Dirgantara di Washington DC, Amerika Serikat.

Selasa, 17 Desember 2013

Mobil - Gottlich Daimier

- Hallo sahabat Para Pembelajar, Pada sharing yang berjudul , Semoga Para Sahabat dapat Mudah Memahaminya.

Mobil - Gottlich Daimier
Mobil - Gottlich Daimier

lihat juga


Hitam dan putih potret seorang pria berambut abu-abu dengan janggut

Gottlieb Wilhelm Daimler (terlahir Däumler, 17 Maret 1834 – 6 Maret 1900) dikenal sebagai seorang penemu dan pionir di bidang otomotif Jerman. Pada tahun 1890 ia berhasil mengembangkan mesin pembakaran internal, dan pada tahun 1883 Daimler menciptakan mesin yang bertenaga bensin, dan mematenkan mesin empat tak. Daimler membuat mobil pertama (bersama dengan Carl Friedrich Benz).

Pada tahun 1890, ia mendirikan Daimler Motoren Gesellschaft (DMG). Dua puluh empat tahun tahun setelah kematian Daimler, manajemen DMG menandatangani persetujuan kooperatif jangka panjang dengan Benz & Cie. milik Carl Benz, dan pada tahun 1926 kedua perusahaan itu bergabung untuk membentuk Daimler-Benz AG, yang kini bagian Daimler AG.

Hitam dan putih potret seorang pria berambut abu-abu dengan janggut

Gottlieb Wilhelm Daimler (terlahir Däumler, 17 Maret 1834 – 6 Maret 1900) dikenal sebagai seorang penemu dan pionir di bidang otomotif Jerman. Pada tahun 1890 ia berhasil mengembangkan mesin pembakaran internal, dan pada tahun 1883 Daimler menciptakan mesin yang bertenaga bensin, dan mematenkan mesin empat tak. Daimler membuat mobil pertama (bersama dengan Carl Friedrich Benz).

Pada tahun 1890, ia mendirikan Daimler Motoren Gesellschaft (DMG). Dua puluh empat tahun tahun setelah kematian Daimler, manajemen DMG menandatangani persetujuan kooperatif jangka panjang dengan Benz & Cie. milik Carl Benz, dan pada tahun 1926 kedua perusahaan itu bergabung untuk membentuk Daimler-Benz AG, yang kini bagian Daimler AG.

Hitam dan putih potret seorang pria berambut abu-abu dengan janggut

Gottlieb Wilhelm Daimler (terlahir Däumler, 17 Maret 1834 – 6 Maret 1900) dikenal sebagai seorang penemu dan pionir di bidang otomotif Jerman. Pada tahun 1890 ia berhasil mengembangkan mesin pembakaran internal, dan pada tahun 1883 Daimler menciptakan mesin yang bertenaga bensin, dan mematenkan mesin empat tak. Daimler membuat mobil pertama (bersama dengan Carl Friedrich Benz).

Pada tahun 1890, ia mendirikan Daimler Motoren Gesellschaft (DMG). Dua puluh empat tahun tahun setelah kematian Daimler, manajemen DMG menandatangani persetujuan kooperatif jangka panjang dengan Benz & Cie. milik Carl Benz, dan pada tahun 1926 kedua perusahaan itu bergabung untuk membentuk Daimler-Benz AG, yang kini bagian Daimler AG.