Sabtu, 25 Desember 2010

Tata Nama Ilmiah

- Hallo sahabat Para Pembelajar, Pada sharing yang berjudul , Semoga Para Sahabat dapat Mudah Memahaminya.

Tata Nama Ilmiah
Tata Nama Ilmiah

lihat juga


Aturan tata nama ilmiah Binomial Nomenclatur (Sistem Tata Nama Ganda) :
  1. Nama ilmiah ditulis dengan bahasa Latin atau bahasa lain yang dilatinkan.
    • Durian ( Durio zibethinus ) : cetak
    • Durian ( Durio zibethinus ) : tulis tangan
  2. Terdiri atas dua kata, kata yang I menunjukkan Genus dan kata II menunjukkan Spesies. Jika lebih dari 2 kata diberi tanda hubung.
- Kembang sepatu ( Hibiscus rosa-sinensis )
  1. Huruf pertama kata I ditulis kapital, yang lain kecil.
  2. Ditulis miring/tebal (cetak) atau digaris bawahi terpisah (tulis tangan).
  3. Nama hewan dapat diadakan pengulangan, sedang nama tumbuhan tidak.
    • Pisang (Musa paradisiaca)
    • Ayam ( Galus galus )
    • Babi hutan ( Babirussa babirussa )
  4. Penulisan varietas tidak digaris bawahi atau miring
    • Padi ( Oryza sativa var. nutitiva )

CARA PEMBERIAN NAMA KELAS, BANGSA DAN FAMILI :

   1. Nama kelas adalah nama genus + nae. contoh: Equisetum + nae, menjadi kelas Equisetinae.
   2. Nama ordo adalah nama genus + ales. contoh: zingiber + ales, menjadi ordo Zingiberales.
   3. Nama famili adalah nama genus + aceae. contoh: Canna + aceae, menjadi famili Cannacea

Misal : Pongo     pigmaeus      sumatraensis                AWAS !, perhatikan formatting
       Spesies   Genus                 Petunjuk spesies
TAKSON
PADI
ORANG UTAN
Divisi / Phylum
Sub
Classis [kelas]               
Ordo [bangsa]
Familia [suku]                
Genus [marga]
Spesies [jenis]               
Sub-spesies
Spermatophyta                           
Angiospermae                             
Monocotyledonae                        
Poales / Glumiflorae
Poaceae / Graminae                     
Oryza
Oryza sativa L                                 
Chordata                                   
Vertebrata                                 
Mammalia                                  
Primata
Pongidae                                   
Pongo
Pongo pigmaeus                             
Pongo pigmaeus sumatraensis





Contoh Soal dan Pembahasan



Konsep Essensial           :
  • Pemberian nama spesies sesuai aturan Binomial Nomenclatur
Kemampuan Yang diuji :
  • Menjabarkan konsep pemberian nama spesies sesuai kaidah Binomial Nomenclatur

1. Cara penulisan nama tumbuhan jahe menurut prinsip binomial nomenklatur yang benar adalah .... [UNAS 2007/2008]
A. Zingiber Officinale
B. Zingiber officinale
C. zingiber officinale
D. zingiberofficinale
E. Zingiber officinale

Pembahasan
[Jawaban : E]
Dalam penulisan nama spesies, kata pertama diawali huruf kapital dan kata kedua diawali dengan huruf kecil. Penulisannya miring (italic) atau digarisbawahi (underline) agar berbeda dengan yang lainnya.



2. Penulisan nama ilmiah yang benar menurut aturan binomial nomenklatur adalah .... [UNAS 2008/2009]



Nama
Keterangan
Nama penunjuk spesies
Nama genus
A.
Musa Paradiasaca
Musa
Paradisiaca
B.
Musa paradisiaca
Musa
paradisiaca
C.
musa paradisiaca
musa
paradisiaca
D.
Musa Parradisiaca
Paradisiaca
Musa
E.
Musa paradisiaca
paradisiaca
Musa

Pembahasan
[Jawaban : E]
Nama latin terdiri dari 2 kata, kata I diawali huruf kapital dan kata II huruf kecil. Diberi garis bawah atau dicetak miring. Kata I menunjuk genus/marga sedangkan kata II menunjuk spesies/jenis

Aturan tata nama ilmiah Binomial Nomenclatur (Sistem Tata Nama Ganda) :
  1. Nama ilmiah ditulis dengan bahasa Latin atau bahasa lain yang dilatinkan.
    • Durian ( Durio zibethinus ) : cetak
    • Durian ( Durio zibethinus ) : tulis tangan
  2. Terdiri atas dua kata, kata yang I menunjukkan Genus dan kata II menunjukkan Spesies. Jika lebih dari 2 kata diberi tanda hubung.
- Kembang sepatu ( Hibiscus rosa-sinensis )
  1. Huruf pertama kata I ditulis kapital, yang lain kecil.
  2. Ditulis miring/tebal (cetak) atau digaris bawahi terpisah (tulis tangan).
  3. Nama hewan dapat diadakan pengulangan, sedang nama tumbuhan tidak.
    • Pisang (Musa paradisiaca)
    • Ayam ( Galus galus )
    • Babi hutan ( Babirussa babirussa )
  4. Penulisan varietas tidak digaris bawahi atau miring
    • Padi ( Oryza sativa var. nutitiva )

CARA PEMBERIAN NAMA KELAS, BANGSA DAN FAMILI :

   1. Nama kelas adalah nama genus + nae. contoh: Equisetum + nae, menjadi kelas Equisetinae.
   2. Nama ordo adalah nama genus + ales. contoh: zingiber + ales, menjadi ordo Zingiberales.
   3. Nama famili adalah nama genus + aceae. contoh: Canna + aceae, menjadi famili Cannacea

Misal : Pongo     pigmaeus      sumatraensis                AWAS !, perhatikan formatting
       Spesies   Genus                 Petunjuk spesies
TAKSON
PADI
ORANG UTAN
Divisi / Phylum
Sub
Classis [kelas]               
Ordo [bangsa]
Familia [suku]                
Genus [marga]
Spesies [jenis]               
Sub-spesies
Spermatophyta                           
Angiospermae                             
Monocotyledonae                        
Poales / Glumiflorae
Poaceae / Graminae                     
Oryza
Oryza sativa L                                 
Chordata                                   
Vertebrata                                 
Mammalia                                  
Primata
Pongidae                                   
Pongo
Pongo pigmaeus                             
Pongo pigmaeus sumatraensis





Contoh Soal dan Pembahasan



Konsep Essensial           :
  • Pemberian nama spesies sesuai aturan Binomial Nomenclatur
Kemampuan Yang diuji :
  • Menjabarkan konsep pemberian nama spesies sesuai kaidah Binomial Nomenclatur

1. Cara penulisan nama tumbuhan jahe menurut prinsip binomial nomenklatur yang benar adalah .... [UNAS 2007/2008]
A. Zingiber Officinale
B. Zingiber officinale
C. zingiber officinale
D. zingiberofficinale
E. Zingiber officinale

Pembahasan
[Jawaban : E]
Dalam penulisan nama spesies, kata pertama diawali huruf kapital dan kata kedua diawali dengan huruf kecil. Penulisannya miring (italic) atau digarisbawahi (underline) agar berbeda dengan yang lainnya.



2. Penulisan nama ilmiah yang benar menurut aturan binomial nomenklatur adalah .... [UNAS 2008/2009]



Nama
Keterangan
Nama penunjuk spesies
Nama genus
A.
Musa Paradiasaca
Musa
Paradisiaca
B.
Musa paradisiaca
Musa
paradisiaca
C.
musa paradisiaca
musa
paradisiaca
D.
Musa Parradisiaca
Paradisiaca
Musa
E.
Musa paradisiaca
paradisiaca
Musa

Pembahasan
[Jawaban : E]
Nama latin terdiri dari 2 kata, kata I diawali huruf kapital dan kata II huruf kecil. Diberi garis bawah atau dicetak miring. Kata I menunjuk genus/marga sedangkan kata II menunjuk spesies/jenis

Aturan tata nama ilmiah Binomial Nomenclatur (Sistem Tata Nama Ganda) :
  1. Nama ilmiah ditulis dengan bahasa Latin atau bahasa lain yang dilatinkan.
    • Durian ( Durio zibethinus ) : cetak
    • Durian ( Durio zibethinus ) : tulis tangan
  2. Terdiri atas dua kata, kata yang I menunjukkan Genus dan kata II menunjukkan Spesies. Jika lebih dari 2 kata diberi tanda hubung.
- Kembang sepatu ( Hibiscus rosa-sinensis )
  1. Huruf pertama kata I ditulis kapital, yang lain kecil.
  2. Ditulis miring/tebal (cetak) atau digaris bawahi terpisah (tulis tangan).
  3. Nama hewan dapat diadakan pengulangan, sedang nama tumbuhan tidak.
    • Pisang (Musa paradisiaca)
    • Ayam ( Galus galus )
    • Babi hutan ( Babirussa babirussa )
  4. Penulisan varietas tidak digaris bawahi atau miring
    • Padi ( Oryza sativa var. nutitiva )

CARA PEMBERIAN NAMA KELAS, BANGSA DAN FAMILI :

   1. Nama kelas adalah nama genus + nae. contoh: Equisetum + nae, menjadi kelas Equisetinae.
   2. Nama ordo adalah nama genus + ales. contoh: zingiber + ales, menjadi ordo Zingiberales.
   3. Nama famili adalah nama genus + aceae. contoh: Canna + aceae, menjadi famili Cannacea

Misal : Pongo     pigmaeus      sumatraensis                AWAS !, perhatikan formatting
       Spesies   Genus                 Petunjuk spesies
TAKSON
PADI
ORANG UTAN
Divisi / Phylum
Sub
Classis [kelas]               
Ordo [bangsa]
Familia [suku]                
Genus [marga]
Spesies [jenis]               
Sub-spesies
Spermatophyta                           
Angiospermae                             
Monocotyledonae                        
Poales / Glumiflorae
Poaceae / Graminae                     
Oryza
Oryza sativa L                                 
Chordata                                   
Vertebrata                                 
Mammalia                                  
Primata
Pongidae                                   
Pongo
Pongo pigmaeus                             
Pongo pigmaeus sumatraensis





Contoh Soal dan Pembahasan



Konsep Essensial           :
  • Pemberian nama spesies sesuai aturan Binomial Nomenclatur
Kemampuan Yang diuji :
  • Menjabarkan konsep pemberian nama spesies sesuai kaidah Binomial Nomenclatur

1. Cara penulisan nama tumbuhan jahe menurut prinsip binomial nomenklatur yang benar adalah .... [UNAS 2007/2008]
A. Zingiber Officinale
B. Zingiber officinale
C. zingiber officinale
D. zingiberofficinale
E. Zingiber officinale

Pembahasan
[Jawaban : E]
Dalam penulisan nama spesies, kata pertama diawali huruf kapital dan kata kedua diawali dengan huruf kecil. Penulisannya miring (italic) atau digarisbawahi (underline) agar berbeda dengan yang lainnya.



2. Penulisan nama ilmiah yang benar menurut aturan binomial nomenklatur adalah .... [UNAS 2008/2009]



Nama
Keterangan
Nama penunjuk spesies
Nama genus
A.
Musa Paradiasaca
Musa
Paradisiaca
B.
Musa paradisiaca
Musa
paradisiaca
C.
musa paradisiaca
musa
paradisiaca
D.
Musa Parradisiaca
Paradisiaca
Musa
E.
Musa paradisiaca
paradisiaca
Musa

Pembahasan
[Jawaban : E]
Nama latin terdiri dari 2 kata, kata I diawali huruf kapital dan kata II huruf kecil. Diberi garis bawah atau dicetak miring. Kata I menunjuk genus/marga sedangkan kata II menunjuk spesies/jenis

Klasifikasi Makhluk Hidup

- Hallo sahabat Para Pembelajar, Pada sharing yang berjudul , Semoga Para Sahabat dapat Mudah Memahaminya.

Klasifikasi Makhluk Hidup
Klasifikasi Makhluk Hidup

lihat juga


Klasifikasi adalah pengelompokan organisme yang didasarkan atas keseragaman atau persamaan sifat dari organisme tersebut.

Sejarah Klasifikasi
  1. Aristoteles
Ilmuwan Yunani kuno (384-322 SM), merintis pengelompokan hewan. Mengarang buku Historia Animalum sehingga dikenal sebagai Bapak Zoologi.
  1. Theophratus
Merupakan murid Aristoteles, merupakan ahli botani, menurutnya tumbuhan diklasifikasikan menjadi 4 kelompok, yaitu herba, semak rendah, semak dan pohon. Mengarang buku Hiatoria Plantarum.
  1. John ray
Ilmuwan Inggris, abad 17, merintis pengelompokan makhluk hidup sehingga lahir konsep spesies (jenis).
  1. Carolus Linnaeus
Ilmuwan Swedia, abad 18, memperkenalkan sistem tata nama ganda (Binomial Nomenclatur). Sampai sekarang dikenal sebagai Bapak Klasifikasi.

Tujuan Klasifikasi
  1. Menyederhanakan objek kajian
  2. Mempermudah mengenal keanekaragaman makhluk hidup.

Tingkatan klasifikasi
  1. Klasifikasi Tumbuhan
    1. Kingdom (kerajaan)
    2. Divisio (divisi)
    3. Classis (kelas)
    4. Ordo (bangsa)
    5. Familia (suku)
    6. Genus (marga)
    7. Spesies (jenis)

  1. Klasifikasi Hewan
    1. Kingdom (kerajaan)
    2. Phyllum (filum)
    3. Classis (kelas)
    4. Ordo (bangsa)
    5. Familia (suku)
    6. Genus (marga)
    7. Spesies (jenis)

Diantara masing-masing takson tersebut, masih terdapat Sub takson, misalnya Sub Divisio, Sub Kelas, Sub Ordo dan lain-lain. Di bawah spesies, masih terdapat sub spesies atau varietas.

Sistem klasifikasi
Sistem klasifikasi dibedakan menjadi 3 macam, yaitu :

1. Sistem Klasifikasi Alamiah
  • diciptakan oleh Theophrastus (370SM - 285SM), salah satu murid Aristoteles.
  • didasarkan pada bentuk yang dapat dilihat dengan mata biasa (morfologi).
  • tumbuhan dibagi menjadi 4 kelompok : pohon, semak, perdu dan herba

2. Sistem Klasifikasi Buatan
  • diciptakan oleh Carolus Linnaeus (1707-1778), ilmuwan swedia
  • dikenal sebagai Bapak Klasifikasi
  • dasar yang digunakan adalah alat reproduksi seksual, dasar lain yang digunakan adalah morfologi.
  • merupakan penggolongan mahluk hidup berdasarkan pengaruhnya terhadap manusia
  • misalnya : beracun atau berguna, piaraan atau liar, gulma atau sayuran.

3. Sistem Klasifikasi filogenetik
  • diciptakan oleh Charles Darwin 1859, menerbitkan buku tentang teori evolusi.
  • Ia menyatakan bahwa persamaan struktur tubuh menunjukkan hubungan kekerabatan yang lebih dekat.
  • didasarkan urutan perkembangan mahluk hidup (filogeni) serta mengetahui hubungan kekerabatan antara satu dengan  yang lainnya.

  • KINGDOM
    MONERA
    PROTISTA
    FUNGI [JAMUR]
    PLANTAE
    ANIMALIA
    Ciri umum
    Prokariotik, uniseluler Eukariotik, uniseluler, klasifikasi berdasar kemiripan Eukariotik, no klorofil, heterotrof, saprofitik Eukariotik berklorofil, Autotrof Eukariotik, no klorofil, heterotrof
    Contoh
    Archaebacteria, Eubacteria,
    Cyanophyta (ganggan hijau-biru)
    Protozoa, ganggang Oomycotina, Zygomycotina, Basidiomycotina, Deuteromycotina Ganggang multiseluler, Bryophyta (lumut), Pteridophyta (paku), Spermatophyta (berbiji) Porifera, Coelenterata, Vermes, Annelida, Echinodermata, Arthropoda, Chordata
    [Tabel perbandingan antar Kindom/Kerajaan]

    Kunci Determinasi
    Untuk mengelompokkan atau memisahkan ke dalam kelompok yang lebih kecil, dapat menggunakan pasangan sifat atau ciri kontras yang ditemukan pada makhluk hidup tersebut. Contoh ciri kontras tersebut pada hewan misalnya berambut/tidak berambut, kulit bersisik/tidak bersisik, berkaki sesungguhnya/tidak berkaki dan sebagainya. Kunci determinasi adalah suatu matode pengelompokan atau pemisahan makhluk hidup berdasarkan sifat-sifat kontras yang dimiliki makhluk hidup tersebut. Jika sifat yang kontras tersebut berpasang-pasangan maka disebut juga Kunci dikotomi.

    RENUNGAN
    Sejak Nabi Adam diturunkan ke bumi, beliau dibekali ilmu oleh Allah SWT berupa nama-nama segala sesuatunya di bumi. Hal ini sesuai dengan Q.S Al-Baqarah ayat : 31 yang artinya : "Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya, kemudian mengemukakannya kepada para Malaikat lalu berfirman: "Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu mamang benar orang-orang yang benar!".
    Sesuai ayat ini kita dapat menyimpulkan bahwa Bapak Manusia Nabi Adam telah dibekali ilmu klasifikasi oleh Allah SWt guna menunjang kehidupan umat manusia di dunia. Klasifikasi diperlukan dalam rangka menyederhanakan objek studi makhluk hidup yang sangat beraneka ragam. Dengan demikian pengkajiannya akan lebih mendalam dan menemukan hikmah dibalik penciptaan makhluk-makhluk-Nya.
    AYAT QUR'AN

    "Dia menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan Dia meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi supaya bumi itu tidak menggoyangkan kamu; dan memperkembang biakkan padanya segala macam jenis binatang. Dan Kami turunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan padanya segala macam tumbuh-tumbuhan yang baik."
    [Q.S Luqman : 10]

Klasifikasi adalah pengelompokan organisme yang didasarkan atas keseragaman atau persamaan sifat dari organisme tersebut.

Sejarah Klasifikasi
  1. Aristoteles
Ilmuwan Yunani kuno (384-322 SM), merintis pengelompokan hewan. Mengarang buku Historia Animalum sehingga dikenal sebagai Bapak Zoologi.
  1. Theophratus
Merupakan murid Aristoteles, merupakan ahli botani, menurutnya tumbuhan diklasifikasikan menjadi 4 kelompok, yaitu herba, semak rendah, semak dan pohon. Mengarang buku Hiatoria Plantarum.
  1. John ray
Ilmuwan Inggris, abad 17, merintis pengelompokan makhluk hidup sehingga lahir konsep spesies (jenis).
  1. Carolus Linnaeus
Ilmuwan Swedia, abad 18, memperkenalkan sistem tata nama ganda (Binomial Nomenclatur). Sampai sekarang dikenal sebagai Bapak Klasifikasi.

Tujuan Klasifikasi
  1. Menyederhanakan objek kajian
  2. Mempermudah mengenal keanekaragaman makhluk hidup.

Tingkatan klasifikasi
  1. Klasifikasi Tumbuhan
    1. Kingdom (kerajaan)
    2. Divisio (divisi)
    3. Classis (kelas)
    4. Ordo (bangsa)
    5. Familia (suku)
    6. Genus (marga)
    7. Spesies (jenis)

  1. Klasifikasi Hewan
    1. Kingdom (kerajaan)
    2. Phyllum (filum)
    3. Classis (kelas)
    4. Ordo (bangsa)
    5. Familia (suku)
    6. Genus (marga)
    7. Spesies (jenis)

Diantara masing-masing takson tersebut, masih terdapat Sub takson, misalnya Sub Divisio, Sub Kelas, Sub Ordo dan lain-lain. Di bawah spesies, masih terdapat sub spesies atau varietas.

Sistem klasifikasi
Sistem klasifikasi dibedakan menjadi 3 macam, yaitu :

1. Sistem Klasifikasi Alamiah
  • diciptakan oleh Theophrastus (370SM - 285SM), salah satu murid Aristoteles.
  • didasarkan pada bentuk yang dapat dilihat dengan mata biasa (morfologi).
  • tumbuhan dibagi menjadi 4 kelompok : pohon, semak, perdu dan herba

2. Sistem Klasifikasi Buatan
  • diciptakan oleh Carolus Linnaeus (1707-1778), ilmuwan swedia
  • dikenal sebagai Bapak Klasifikasi
  • dasar yang digunakan adalah alat reproduksi seksual, dasar lain yang digunakan adalah morfologi.
  • merupakan penggolongan mahluk hidup berdasarkan pengaruhnya terhadap manusia
  • misalnya : beracun atau berguna, piaraan atau liar, gulma atau sayuran.

3. Sistem Klasifikasi filogenetik
  • diciptakan oleh Charles Darwin 1859, menerbitkan buku tentang teori evolusi.
  • Ia menyatakan bahwa persamaan struktur tubuh menunjukkan hubungan kekerabatan yang lebih dekat.
  • didasarkan urutan perkembangan mahluk hidup (filogeni) serta mengetahui hubungan kekerabatan antara satu dengan  yang lainnya.

  • KINGDOM
    MONERA
    PROTISTA
    FUNGI [JAMUR]
    PLANTAE
    ANIMALIA
    Ciri umum
    Prokariotik, uniseluler Eukariotik, uniseluler, klasifikasi berdasar kemiripan Eukariotik, no klorofil, heterotrof, saprofitik Eukariotik berklorofil, Autotrof Eukariotik, no klorofil, heterotrof
    Contoh
    Archaebacteria, Eubacteria,
    Cyanophyta (ganggan hijau-biru)
    Protozoa, ganggang Oomycotina, Zygomycotina, Basidiomycotina, Deuteromycotina Ganggang multiseluler, Bryophyta (lumut), Pteridophyta (paku), Spermatophyta (berbiji) Porifera, Coelenterata, Vermes, Annelida, Echinodermata, Arthropoda, Chordata
    [Tabel perbandingan antar Kindom/Kerajaan]

    Kunci Determinasi
    Untuk mengelompokkan atau memisahkan ke dalam kelompok yang lebih kecil, dapat menggunakan pasangan sifat atau ciri kontras yang ditemukan pada makhluk hidup tersebut. Contoh ciri kontras tersebut pada hewan misalnya berambut/tidak berambut, kulit bersisik/tidak bersisik, berkaki sesungguhnya/tidak berkaki dan sebagainya. Kunci determinasi adalah suatu matode pengelompokan atau pemisahan makhluk hidup berdasarkan sifat-sifat kontras yang dimiliki makhluk hidup tersebut. Jika sifat yang kontras tersebut berpasang-pasangan maka disebut juga Kunci dikotomi.

    RENUNGAN
    Sejak Nabi Adam diturunkan ke bumi, beliau dibekali ilmu oleh Allah SWT berupa nama-nama segala sesuatunya di bumi. Hal ini sesuai dengan Q.S Al-Baqarah ayat : 31 yang artinya : "Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya, kemudian mengemukakannya kepada para Malaikat lalu berfirman: "Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu mamang benar orang-orang yang benar!".
    Sesuai ayat ini kita dapat menyimpulkan bahwa Bapak Manusia Nabi Adam telah dibekali ilmu klasifikasi oleh Allah SWt guna menunjang kehidupan umat manusia di dunia. Klasifikasi diperlukan dalam rangka menyederhanakan objek studi makhluk hidup yang sangat beraneka ragam. Dengan demikian pengkajiannya akan lebih mendalam dan menemukan hikmah dibalik penciptaan makhluk-makhluk-Nya.
    AYAT QUR'AN

    "Dia menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan Dia meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi supaya bumi itu tidak menggoyangkan kamu; dan memperkembang biakkan padanya segala macam jenis binatang. Dan Kami turunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan padanya segala macam tumbuh-tumbuhan yang baik."
    [Q.S Luqman : 10]

Klasifikasi adalah pengelompokan organisme yang didasarkan atas keseragaman atau persamaan sifat dari organisme tersebut.

Sejarah Klasifikasi
  1. Aristoteles
Ilmuwan Yunani kuno (384-322 SM), merintis pengelompokan hewan. Mengarang buku Historia Animalum sehingga dikenal sebagai Bapak Zoologi.
  1. Theophratus
Merupakan murid Aristoteles, merupakan ahli botani, menurutnya tumbuhan diklasifikasikan menjadi 4 kelompok, yaitu herba, semak rendah, semak dan pohon. Mengarang buku Hiatoria Plantarum.
  1. John ray
Ilmuwan Inggris, abad 17, merintis pengelompokan makhluk hidup sehingga lahir konsep spesies (jenis).
  1. Carolus Linnaeus
Ilmuwan Swedia, abad 18, memperkenalkan sistem tata nama ganda (Binomial Nomenclatur). Sampai sekarang dikenal sebagai Bapak Klasifikasi.

Tujuan Klasifikasi
  1. Menyederhanakan objek kajian
  2. Mempermudah mengenal keanekaragaman makhluk hidup.

Tingkatan klasifikasi
  1. Klasifikasi Tumbuhan
    1. Kingdom (kerajaan)
    2. Divisio (divisi)
    3. Classis (kelas)
    4. Ordo (bangsa)
    5. Familia (suku)
    6. Genus (marga)
    7. Spesies (jenis)

  1. Klasifikasi Hewan
    1. Kingdom (kerajaan)
    2. Phyllum (filum)
    3. Classis (kelas)
    4. Ordo (bangsa)
    5. Familia (suku)
    6. Genus (marga)
    7. Spesies (jenis)

Diantara masing-masing takson tersebut, masih terdapat Sub takson, misalnya Sub Divisio, Sub Kelas, Sub Ordo dan lain-lain. Di bawah spesies, masih terdapat sub spesies atau varietas.

Sistem klasifikasi
Sistem klasifikasi dibedakan menjadi 3 macam, yaitu :

1. Sistem Klasifikasi Alamiah
  • diciptakan oleh Theophrastus (370SM - 285SM), salah satu murid Aristoteles.
  • didasarkan pada bentuk yang dapat dilihat dengan mata biasa (morfologi).
  • tumbuhan dibagi menjadi 4 kelompok : pohon, semak, perdu dan herba

2. Sistem Klasifikasi Buatan
  • diciptakan oleh Carolus Linnaeus (1707-1778), ilmuwan swedia
  • dikenal sebagai Bapak Klasifikasi
  • dasar yang digunakan adalah alat reproduksi seksual, dasar lain yang digunakan adalah morfologi.
  • merupakan penggolongan mahluk hidup berdasarkan pengaruhnya terhadap manusia
  • misalnya : beracun atau berguna, piaraan atau liar, gulma atau sayuran.

3. Sistem Klasifikasi filogenetik
  • diciptakan oleh Charles Darwin 1859, menerbitkan buku tentang teori evolusi.
  • Ia menyatakan bahwa persamaan struktur tubuh menunjukkan hubungan kekerabatan yang lebih dekat.
  • didasarkan urutan perkembangan mahluk hidup (filogeni) serta mengetahui hubungan kekerabatan antara satu dengan  yang lainnya.

  • KINGDOM
    MONERA
    PROTISTA
    FUNGI [JAMUR]
    PLANTAE
    ANIMALIA
    Ciri umum
    Prokariotik, uniseluler Eukariotik, uniseluler, klasifikasi berdasar kemiripan Eukariotik, no klorofil, heterotrof, saprofitik Eukariotik berklorofil, Autotrof Eukariotik, no klorofil, heterotrof
    Contoh
    Archaebacteria, Eubacteria,
    Cyanophyta (ganggan hijau-biru)
    Protozoa, ganggang Oomycotina, Zygomycotina, Basidiomycotina, Deuteromycotina Ganggang multiseluler, Bryophyta (lumut), Pteridophyta (paku), Spermatophyta (berbiji) Porifera, Coelenterata, Vermes, Annelida, Echinodermata, Arthropoda, Chordata
    [Tabel perbandingan antar Kindom/Kerajaan]

    Kunci Determinasi
    Untuk mengelompokkan atau memisahkan ke dalam kelompok yang lebih kecil, dapat menggunakan pasangan sifat atau ciri kontras yang ditemukan pada makhluk hidup tersebut. Contoh ciri kontras tersebut pada hewan misalnya berambut/tidak berambut, kulit bersisik/tidak bersisik, berkaki sesungguhnya/tidak berkaki dan sebagainya. Kunci determinasi adalah suatu matode pengelompokan atau pemisahan makhluk hidup berdasarkan sifat-sifat kontras yang dimiliki makhluk hidup tersebut. Jika sifat yang kontras tersebut berpasang-pasangan maka disebut juga Kunci dikotomi.

    RENUNGAN
    Sejak Nabi Adam diturunkan ke bumi, beliau dibekali ilmu oleh Allah SWT berupa nama-nama segala sesuatunya di bumi. Hal ini sesuai dengan Q.S Al-Baqarah ayat : 31 yang artinya : "Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya, kemudian mengemukakannya kepada para Malaikat lalu berfirman: "Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu mamang benar orang-orang yang benar!".
    Sesuai ayat ini kita dapat menyimpulkan bahwa Bapak Manusia Nabi Adam telah dibekali ilmu klasifikasi oleh Allah SWt guna menunjang kehidupan umat manusia di dunia. Klasifikasi diperlukan dalam rangka menyederhanakan objek studi makhluk hidup yang sangat beraneka ragam. Dengan demikian pengkajiannya akan lebih mendalam dan menemukan hikmah dibalik penciptaan makhluk-makhluk-Nya.
    AYAT QUR'AN

    "Dia menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan Dia meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi supaya bumi itu tidak menggoyangkan kamu; dan memperkembang biakkan padanya segala macam jenis binatang. Dan Kami turunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan padanya segala macam tumbuh-tumbuhan yang baik."
    [Q.S Luqman : 10]

Senin, 06 September 2010

Buku Baru...

- Hallo sahabat Para Pembelajar, Pada sharing yang berjudul , Semoga Para Sahabat dapat Mudah Memahaminya.

Buku Baru...
Buku Baru...

lihat juga


Tersedia LKS dan Buku Kimia Edisi 2010
- Mengerti Kimia kelas X
- Mengerti Kimia kelas XI semester 1
- Mengerti Kimia kelas XI semester 2
- Mengerti Kimia kelas XII semester 1
- Mengerti Kimia kelas XII semester 2
- Persiapan UN Kimia 2011

yang membutuhkan hubungi:
agustwahyu@yahoo.com









Tersedia LKS dan Buku Kimia Edisi 2010
- Mengerti Kimia kelas X
- Mengerti Kimia kelas XI semester 1
- Mengerti Kimia kelas XI semester 2
- Mengerti Kimia kelas XII semester 1
- Mengerti Kimia kelas XII semester 2
- Persiapan UN Kimia 2011

yang membutuhkan hubungi:
agustwahyu@yahoo.com









Tersedia LKS dan Buku Kimia Edisi 2010
- Mengerti Kimia kelas X
- Mengerti Kimia kelas XI semester 1
- Mengerti Kimia kelas XI semester 2
- Mengerti Kimia kelas XII semester 1
- Mengerti Kimia kelas XII semester 2
- Persiapan UN Kimia 2011

yang membutuhkan hubungi:
agustwahyu@yahoo.com









Kamis, 19 November 2009

Sistem silang antarsekolah diberlakukan pada UN 2010

- Hallo sahabat Para Pembelajar, Pada sharing yang berjudul , Semoga Para Sahabat dapat Mudah Memahaminya.

Sistem silang antarsekolah diberlakukan pada UN 2010
Sistem silang antarsekolah diberlakukan pada UN 2010

lihat juga


Anggota Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), Prof. Mungin Eddy Wibowo mengatakan, dalam penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) 2010 mendatang, sistem silang antarsekolah akan diterapkan untuk para peserta UN dari kalangan SMA dan MA.

“Dalam penyelenggaraan UN tahun-tahun sebelumnya, sistem silang antarsekolah diterapkan untuk pengawas UN yang berasal dari guru, sedangkan untuk tahun ini justru murid-murid peserta UN yang akan disilang dengan sekolah lain,” katanya, Rabu (11/11).

Ia mengatakan, dengan sistem silang tersebut dapat dipastikan tidak ada peserta yang mengerjakan soal UN di sekolahnya sendiri, namun sistem silang tersebut akan diterapkan antarsekolah yang tidak berjarak terlalu jauh untuk memudahkan para siswa.

Nantinya, kata dia, sekolah-sekolah akan dikelompokkan berdasarkan wilayah tertentu. Setiap kelompok akan berisi 4-5 sekolah dan sistem silang antar-sekolah itu akan diterapkan dalam masing-masing kelompok untuk memudahkan peserta dalam mengikuti UN.

“Apabila peserta UN disilang dengan sekolah lain yang berjarak relatif jauh, tentunya akan kesulitan, baik dalam hal transportasi maupun biaya, sehingga dikhawatirkan akan menyulitkan dan membebani mereka,” kata dia.

Menurut dia, sistem silang itu hanya diterapkan untuk siswa SMA dan MA, sementara peserta UN dari SMA Luar Biasa (SMALB), SMK, SMP tetap melangsungkan UN seperti sistem yang digunakan pada tahun lalu, yang menerapkan silang antar-sekolah untuk pengawas.

Berkaitan dengan penyilangan peserta UN untuk SMA dan MA tersebut, ia mengatakan, dalam praktiknya nanti kemungkinan akan ada siswa SMA dan MA yang mengerjakan soal UN dalam satu ruangan, namun menurut dia hal itu tidak akan menyulitkan distribusi soal.

“Materi UN untuk SMA dan MA sama persis untuk bidang IPA dan IPS, kecuali untuk siswa MA yang mengambil jurusan keagamaan, namun nantinya akan dibuat suatu sistem yang mengatur tentang distribusi soal untuk mengatasi kesulitan semacam itu,” katanya.

Ditanya tentang alasan penerapan sistem silang antarsekolah untuk peserta UN itu, ia mengatakan, sistem tersebut diterapkan untuk meminimalisasi tindak kecurangan yang dilakukan oleh guru dan pihak sekolah yang banyak ditemui dalam pelaksanaan UN tahun sebelumnya.

“Dengan sistem itu, para siswa akan termotivasi untuk belajar lebih giat, karena masing-masing peserta tidak mengenal satu sama lain, sehingga potensi tindak kecurangan dengan bekerja sama dalam mengerjakan soal akan berkurang,” kata Mungin.

Sumber: Harian Terbit

Anggota Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), Prof. Mungin Eddy Wibowo mengatakan, dalam penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) 2010 mendatang, sistem silang antarsekolah akan diterapkan untuk para peserta UN dari kalangan SMA dan MA.

“Dalam penyelenggaraan UN tahun-tahun sebelumnya, sistem silang antarsekolah diterapkan untuk pengawas UN yang berasal dari guru, sedangkan untuk tahun ini justru murid-murid peserta UN yang akan disilang dengan sekolah lain,” katanya, Rabu (11/11).

Ia mengatakan, dengan sistem silang tersebut dapat dipastikan tidak ada peserta yang mengerjakan soal UN di sekolahnya sendiri, namun sistem silang tersebut akan diterapkan antarsekolah yang tidak berjarak terlalu jauh untuk memudahkan para siswa.

Nantinya, kata dia, sekolah-sekolah akan dikelompokkan berdasarkan wilayah tertentu. Setiap kelompok akan berisi 4-5 sekolah dan sistem silang antar-sekolah itu akan diterapkan dalam masing-masing kelompok untuk memudahkan peserta dalam mengikuti UN.

“Apabila peserta UN disilang dengan sekolah lain yang berjarak relatif jauh, tentunya akan kesulitan, baik dalam hal transportasi maupun biaya, sehingga dikhawatirkan akan menyulitkan dan membebani mereka,” kata dia.

Menurut dia, sistem silang itu hanya diterapkan untuk siswa SMA dan MA, sementara peserta UN dari SMA Luar Biasa (SMALB), SMK, SMP tetap melangsungkan UN seperti sistem yang digunakan pada tahun lalu, yang menerapkan silang antar-sekolah untuk pengawas.

Berkaitan dengan penyilangan peserta UN untuk SMA dan MA tersebut, ia mengatakan, dalam praktiknya nanti kemungkinan akan ada siswa SMA dan MA yang mengerjakan soal UN dalam satu ruangan, namun menurut dia hal itu tidak akan menyulitkan distribusi soal.

“Materi UN untuk SMA dan MA sama persis untuk bidang IPA dan IPS, kecuali untuk siswa MA yang mengambil jurusan keagamaan, namun nantinya akan dibuat suatu sistem yang mengatur tentang distribusi soal untuk mengatasi kesulitan semacam itu,” katanya.

Ditanya tentang alasan penerapan sistem silang antarsekolah untuk peserta UN itu, ia mengatakan, sistem tersebut diterapkan untuk meminimalisasi tindak kecurangan yang dilakukan oleh guru dan pihak sekolah yang banyak ditemui dalam pelaksanaan UN tahun sebelumnya.

“Dengan sistem itu, para siswa akan termotivasi untuk belajar lebih giat, karena masing-masing peserta tidak mengenal satu sama lain, sehingga potensi tindak kecurangan dengan bekerja sama dalam mengerjakan soal akan berkurang,” kata Mungin.

Sumber: Harian Terbit

Anggota Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), Prof. Mungin Eddy Wibowo mengatakan, dalam penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) 2010 mendatang, sistem silang antarsekolah akan diterapkan untuk para peserta UN dari kalangan SMA dan MA.

“Dalam penyelenggaraan UN tahun-tahun sebelumnya, sistem silang antarsekolah diterapkan untuk pengawas UN yang berasal dari guru, sedangkan untuk tahun ini justru murid-murid peserta UN yang akan disilang dengan sekolah lain,” katanya, Rabu (11/11).

Ia mengatakan, dengan sistem silang tersebut dapat dipastikan tidak ada peserta yang mengerjakan soal UN di sekolahnya sendiri, namun sistem silang tersebut akan diterapkan antarsekolah yang tidak berjarak terlalu jauh untuk memudahkan para siswa.

Nantinya, kata dia, sekolah-sekolah akan dikelompokkan berdasarkan wilayah tertentu. Setiap kelompok akan berisi 4-5 sekolah dan sistem silang antar-sekolah itu akan diterapkan dalam masing-masing kelompok untuk memudahkan peserta dalam mengikuti UN.

“Apabila peserta UN disilang dengan sekolah lain yang berjarak relatif jauh, tentunya akan kesulitan, baik dalam hal transportasi maupun biaya, sehingga dikhawatirkan akan menyulitkan dan membebani mereka,” kata dia.

Menurut dia, sistem silang itu hanya diterapkan untuk siswa SMA dan MA, sementara peserta UN dari SMA Luar Biasa (SMALB), SMK, SMP tetap melangsungkan UN seperti sistem yang digunakan pada tahun lalu, yang menerapkan silang antar-sekolah untuk pengawas.

Berkaitan dengan penyilangan peserta UN untuk SMA dan MA tersebut, ia mengatakan, dalam praktiknya nanti kemungkinan akan ada siswa SMA dan MA yang mengerjakan soal UN dalam satu ruangan, namun menurut dia hal itu tidak akan menyulitkan distribusi soal.

“Materi UN untuk SMA dan MA sama persis untuk bidang IPA dan IPS, kecuali untuk siswa MA yang mengambil jurusan keagamaan, namun nantinya akan dibuat suatu sistem yang mengatur tentang distribusi soal untuk mengatasi kesulitan semacam itu,” katanya.

Ditanya tentang alasan penerapan sistem silang antarsekolah untuk peserta UN itu, ia mengatakan, sistem tersebut diterapkan untuk meminimalisasi tindak kecurangan yang dilakukan oleh guru dan pihak sekolah yang banyak ditemui dalam pelaksanaan UN tahun sebelumnya.

“Dengan sistem itu, para siswa akan termotivasi untuk belajar lebih giat, karena masing-masing peserta tidak mengenal satu sama lain, sehingga potensi tindak kecurangan dengan bekerja sama dalam mengerjakan soal akan berkurang,” kata Mungin.

Sumber: Harian Terbit

Senin, 22 Juni 2009

Kata Kerja Operasional untuk Indikator dalam Silabus – RPP

- Hallo sahabat Para Pembelajar, Pada sharing yang berjudul , Semoga Para Sahabat dapat Mudah Memahaminya.

Kata Kerja Operasional untuk Indikator dalam Silabus – RPP
Kata Kerja Operasional untuk Indikator dalam Silabus – RPP

lihat juga


Knowledge Ability to recall previously learned material.

Kemampuan mengingat kembali materi pelajaran yang pernah dipelajari sebelumnya.
Kata Oprasional:
• Define (mendefiniskan….)
• Identify (mengidentifikasi…..)
• List (menyusun daftar…..)
• Name (menyebut nama…..)
• Recall (mengulang, mengingat….)
• Recognize (memperhatikan…..)
• Record (mengulang sebagaimana aslinya….)
• Relate (menghubungkan……)
• Repeat (mengulang…..)
• Underline (menggaris bawahi…..)

Comprehension Ability to grasp meaning, explain, restate ideas.
Kemampuan memahami makna, menerangkan, menyatakan kembali suatu gagasan.
Kata operasional
• Choose (memilih….)
• Cite examples of ( menentukan contoh…)
• Demonstrate use of (mendemonstrasikan penggunaan…..)
• Describe (menggambarkan…)
• Determine (menentukan…)
• Differentiate between (membedakan…)
• Discuss (mediskusikan….)
• Explain (menerangkan…)
• Express (mengekspresikan….)
• Give in own words (menyatakan dengan kata-kata sendiri….)
• Identify (mengidentifikasikan….)
• Interpret (menginterpretasikan….)
• Locate (menentukan lokasi….)
• Pick (mematikan batas…..)
• Report (melaporkan….)
• Review (memperhatikan ulang…..)
• Select (menseleksi….)
• Tell (menceritakan….)
• Translate (menerjemahkan…)
• Respond (merespon….)
• Simulates (mensimulasikan….)

Application Ability to use learned material in new situations.
Keterampilan menggunakan materi yang dipelajari dalam keadaan yang berbeda.
• Apply (menerapkan…..)
• Demonstrate (mendemonstrasikan penerapan…..)
• Dramatize (madramatisasi….)
• Employ (mengerjakan…)
• Generalize (menggenaralisasikan…)
• Illustrate (menyusun ilustrasi…)
• Interpret ( menginterpretasikan….)
• Operate (mengoperasikan….)
• Practice (mempraktekan…)
• Relate (mengubungkan…)
• Schedule (menjadwalkan…)
• Use (menggunakan….)
• Utilize (mempergunakan alat….)
• Initiate (menginisiasi…)

Ability to separate material into component parts and show relationships between parts.
(Kemampuan menguraikan materi dalam berbagai komponen atau bagian yang satu sama lain masih dalam satu kesatuan)
• Analyze (menganalisis……)
• Appraise (menilai…)
• Calculate ( memperhitungkan….)
• Categorize (mengkategorikan…)
• Compare (membandingkan….)
• Conclude (menyimpulkan ….)
• Contrast (mengkontraskan…menjadi lebih…)
• Correlate (menghubungkan….)
• Criticize (mengkritisi….)
• Deduce (menarik kesimpulan…)
• Debate (melihat kelemahan/keunggulan…)
• Detect (mendeteksi….)
• Determine (menentukan….)
• Develop (mengembangkan ….)
• Diagram (mendiagramkan…..)
• Differentiate (menentukan ciri pembeda…..)
• Draw conclusions (menggambarkan kesimpulan….)
• Estimate (memperkirakan….)
• Evaluate (mengevaluasi…..)
• Examine (menguji………)
• Experiment (bereksperimen mengenai…)
• Identify (mengenali …)
• Infer (menyimpulkan….)
• Inspect (memeriksa…)
• Inventory (menemukan….)
• Predict (memperkirakan…..)
• Question (mempertanyakan….)
• Relate (menghubungkan….)
• Solve (memecahkan ….)
• Test (menguji….)
• Diagnose (mendiagonis…..)

Synthesis Ability to put together the separate ideas to form new whole, establish new relationships.
(Kemampuan untuk meletakan banyak ide yang tersebar ke dalam satu kesatuan baru, mengembangkan model hubungan yang baru satu sama lain)
• Arrange (menyusun….)
• Assemble (menerapkan komponen…)
• Collect (menghimpun…)
• Compose (mengarang….)
• Construct (membangun….)
• Create (meperbaharui…)
• Design (mendisain….)
• Develop (menghasilkan….)
• Formulate (memformulasikan….)
• Manage (mengelola…)
• Modify (memodifikasi…)
• Organize (mengorganisasikan….)
• Plan (merencanakan…)
• Prepare (menyiapkan…)
• Produce (membuat….)
• Propose (mengusulkan…)
• Predict (merumuskan prediksi mengenai…)
• Reconstruct (menyusun ulang…)
• Set-up (menyediakan….)
• Synthesize (mensitesiskan….)
• Systematize (mensistematiskan…)
• Devise (merencanakan kegiatan…)

Evaluation Ability to judge the worth of material against stated criteria
(kemampuan menimbang nilai sesuatu diukur dengan kriteria atau persyaratan)
• Appraise (menilai…)
• Assess (menaksir…)
• Choose (memilih…)
• Compare (membandingkan….)
• Critique (mengkritisi…)
• Estimate (memperkirakan…)
• Evaluate (mengevaluasi….)
• Judge (menetapkan keputusan…..memutuskan….)
• Measure (mengukur….)
• Rate (menilai…)
• Revise (merevisi….)
• Score (memberi nilai…)
• Select (menyeleksi…)
• Validate (memvalidasi…)
• Value (menentukan harga….)
• Test (menguji….)
• Ask (mempertanyakan….)

Knowledge Ability to recall previously learned material.

Kemampuan mengingat kembali materi pelajaran yang pernah dipelajari sebelumnya.
Kata Oprasional:
• Define (mendefiniskan….)
• Identify (mengidentifikasi…..)
• List (menyusun daftar…..)
• Name (menyebut nama…..)
• Recall (mengulang, mengingat….)
• Recognize (memperhatikan…..)
• Record (mengulang sebagaimana aslinya….)
• Relate (menghubungkan……)
• Repeat (mengulang…..)
• Underline (menggaris bawahi…..)

Comprehension Ability to grasp meaning, explain, restate ideas.
Kemampuan memahami makna, menerangkan, menyatakan kembali suatu gagasan.
Kata operasional
• Choose (memilih….)
• Cite examples of ( menentukan contoh…)
• Demonstrate use of (mendemonstrasikan penggunaan…..)
• Describe (menggambarkan…)
• Determine (menentukan…)
• Differentiate between (membedakan…)
• Discuss (mediskusikan….)
• Explain (menerangkan…)
• Express (mengekspresikan….)
• Give in own words (menyatakan dengan kata-kata sendiri….)
• Identify (mengidentifikasikan….)
• Interpret (menginterpretasikan….)
• Locate (menentukan lokasi….)
• Pick (mematikan batas…..)
• Report (melaporkan….)
• Review (memperhatikan ulang…..)
• Select (menseleksi….)
• Tell (menceritakan….)
• Translate (menerjemahkan…)
• Respond (merespon….)
• Simulates (mensimulasikan….)

Application Ability to use learned material in new situations.
Keterampilan menggunakan materi yang dipelajari dalam keadaan yang berbeda.
• Apply (menerapkan…..)
• Demonstrate (mendemonstrasikan penerapan…..)
• Dramatize (madramatisasi….)
• Employ (mengerjakan…)
• Generalize (menggenaralisasikan…)
• Illustrate (menyusun ilustrasi…)
• Interpret ( menginterpretasikan….)
• Operate (mengoperasikan….)
• Practice (mempraktekan…)
• Relate (mengubungkan…)
• Schedule (menjadwalkan…)
• Use (menggunakan….)
• Utilize (mempergunakan alat….)
• Initiate (menginisiasi…)

Ability to separate material into component parts and show relationships between parts.
(Kemampuan menguraikan materi dalam berbagai komponen atau bagian yang satu sama lain masih dalam satu kesatuan)
• Analyze (menganalisis……)
• Appraise (menilai…)
• Calculate ( memperhitungkan….)
• Categorize (mengkategorikan…)
• Compare (membandingkan….)
• Conclude (menyimpulkan ….)
• Contrast (mengkontraskan…menjadi lebih…)
• Correlate (menghubungkan….)
• Criticize (mengkritisi….)
• Deduce (menarik kesimpulan…)
• Debate (melihat kelemahan/keunggulan…)
• Detect (mendeteksi….)
• Determine (menentukan….)
• Develop (mengembangkan ….)
• Diagram (mendiagramkan…..)
• Differentiate (menentukan ciri pembeda…..)
• Draw conclusions (menggambarkan kesimpulan….)
• Estimate (memperkirakan….)
• Evaluate (mengevaluasi…..)
• Examine (menguji………)
• Experiment (bereksperimen mengenai…)
• Identify (mengenali …)
• Infer (menyimpulkan….)
• Inspect (memeriksa…)
• Inventory (menemukan….)
• Predict (memperkirakan…..)
• Question (mempertanyakan….)
• Relate (menghubungkan….)
• Solve (memecahkan ….)
• Test (menguji….)
• Diagnose (mendiagonis…..)

Synthesis Ability to put together the separate ideas to form new whole, establish new relationships.
(Kemampuan untuk meletakan banyak ide yang tersebar ke dalam satu kesatuan baru, mengembangkan model hubungan yang baru satu sama lain)
• Arrange (menyusun….)
• Assemble (menerapkan komponen…)
• Collect (menghimpun…)
• Compose (mengarang….)
• Construct (membangun….)
• Create (meperbaharui…)
• Design (mendisain….)
• Develop (menghasilkan….)
• Formulate (memformulasikan….)
• Manage (mengelola…)
• Modify (memodifikasi…)
• Organize (mengorganisasikan….)
• Plan (merencanakan…)
• Prepare (menyiapkan…)
• Produce (membuat….)
• Propose (mengusulkan…)
• Predict (merumuskan prediksi mengenai…)
• Reconstruct (menyusun ulang…)
• Set-up (menyediakan….)
• Synthesize (mensitesiskan….)
• Systematize (mensistematiskan…)
• Devise (merencanakan kegiatan…)

Evaluation Ability to judge the worth of material against stated criteria
(kemampuan menimbang nilai sesuatu diukur dengan kriteria atau persyaratan)
• Appraise (menilai…)
• Assess (menaksir…)
• Choose (memilih…)
• Compare (membandingkan….)
• Critique (mengkritisi…)
• Estimate (memperkirakan…)
• Evaluate (mengevaluasi….)
• Judge (menetapkan keputusan…..memutuskan….)
• Measure (mengukur….)
• Rate (menilai…)
• Revise (merevisi….)
• Score (memberi nilai…)
• Select (menyeleksi…)
• Validate (memvalidasi…)
• Value (menentukan harga….)
• Test (menguji….)
• Ask (mempertanyakan….)

Knowledge Ability to recall previously learned material.

Kemampuan mengingat kembali materi pelajaran yang pernah dipelajari sebelumnya.
Kata Oprasional:
• Define (mendefiniskan….)
• Identify (mengidentifikasi…..)
• List (menyusun daftar…..)
• Name (menyebut nama…..)
• Recall (mengulang, mengingat….)
• Recognize (memperhatikan…..)
• Record (mengulang sebagaimana aslinya….)
• Relate (menghubungkan……)
• Repeat (mengulang…..)
• Underline (menggaris bawahi…..)

Comprehension Ability to grasp meaning, explain, restate ideas.
Kemampuan memahami makna, menerangkan, menyatakan kembali suatu gagasan.
Kata operasional
• Choose (memilih….)
• Cite examples of ( menentukan contoh…)
• Demonstrate use of (mendemonstrasikan penggunaan…..)
• Describe (menggambarkan…)
• Determine (menentukan…)
• Differentiate between (membedakan…)
• Discuss (mediskusikan….)
• Explain (menerangkan…)
• Express (mengekspresikan….)
• Give in own words (menyatakan dengan kata-kata sendiri….)
• Identify (mengidentifikasikan….)
• Interpret (menginterpretasikan….)
• Locate (menentukan lokasi….)
• Pick (mematikan batas…..)
• Report (melaporkan….)
• Review (memperhatikan ulang…..)
• Select (menseleksi….)
• Tell (menceritakan….)
• Translate (menerjemahkan…)
• Respond (merespon….)
• Simulates (mensimulasikan….)

Application Ability to use learned material in new situations.
Keterampilan menggunakan materi yang dipelajari dalam keadaan yang berbeda.
• Apply (menerapkan…..)
• Demonstrate (mendemonstrasikan penerapan…..)
• Dramatize (madramatisasi….)
• Employ (mengerjakan…)
• Generalize (menggenaralisasikan…)
• Illustrate (menyusun ilustrasi…)
• Interpret ( menginterpretasikan….)
• Operate (mengoperasikan….)
• Practice (mempraktekan…)
• Relate (mengubungkan…)
• Schedule (menjadwalkan…)
• Use (menggunakan….)
• Utilize (mempergunakan alat….)
• Initiate (menginisiasi…)

Ability to separate material into component parts and show relationships between parts.
(Kemampuan menguraikan materi dalam berbagai komponen atau bagian yang satu sama lain masih dalam satu kesatuan)
• Analyze (menganalisis……)
• Appraise (menilai…)
• Calculate ( memperhitungkan….)
• Categorize (mengkategorikan…)
• Compare (membandingkan….)
• Conclude (menyimpulkan ….)
• Contrast (mengkontraskan…menjadi lebih…)
• Correlate (menghubungkan….)
• Criticize (mengkritisi….)
• Deduce (menarik kesimpulan…)
• Debate (melihat kelemahan/keunggulan…)
• Detect (mendeteksi….)
• Determine (menentukan….)
• Develop (mengembangkan ….)
• Diagram (mendiagramkan…..)
• Differentiate (menentukan ciri pembeda…..)
• Draw conclusions (menggambarkan kesimpulan….)
• Estimate (memperkirakan….)
• Evaluate (mengevaluasi…..)
• Examine (menguji………)
• Experiment (bereksperimen mengenai…)
• Identify (mengenali …)
• Infer (menyimpulkan….)
• Inspect (memeriksa…)
• Inventory (menemukan….)
• Predict (memperkirakan…..)
• Question (mempertanyakan….)
• Relate (menghubungkan….)
• Solve (memecahkan ….)
• Test (menguji….)
• Diagnose (mendiagonis…..)

Synthesis Ability to put together the separate ideas to form new whole, establish new relationships.
(Kemampuan untuk meletakan banyak ide yang tersebar ke dalam satu kesatuan baru, mengembangkan model hubungan yang baru satu sama lain)
• Arrange (menyusun….)
• Assemble (menerapkan komponen…)
• Collect (menghimpun…)
• Compose (mengarang….)
• Construct (membangun….)
• Create (meperbaharui…)
• Design (mendisain….)
• Develop (menghasilkan….)
• Formulate (memformulasikan….)
• Manage (mengelola…)
• Modify (memodifikasi…)
• Organize (mengorganisasikan….)
• Plan (merencanakan…)
• Prepare (menyiapkan…)
• Produce (membuat….)
• Propose (mengusulkan…)
• Predict (merumuskan prediksi mengenai…)
• Reconstruct (menyusun ulang…)
• Set-up (menyediakan….)
• Synthesize (mensitesiskan….)
• Systematize (mensistematiskan…)
• Devise (merencanakan kegiatan…)

Evaluation Ability to judge the worth of material against stated criteria
(kemampuan menimbang nilai sesuatu diukur dengan kriteria atau persyaratan)
• Appraise (menilai…)
• Assess (menaksir…)
• Choose (memilih…)
• Compare (membandingkan….)
• Critique (mengkritisi…)
• Estimate (memperkirakan…)
• Evaluate (mengevaluasi….)
• Judge (menetapkan keputusan…..memutuskan….)
• Measure (mengukur….)
• Rate (menilai…)
• Revise (merevisi….)
• Score (memberi nilai…)
• Select (menyeleksi…)
• Validate (memvalidasi…)
• Value (menentukan harga….)
• Test (menguji….)
• Ask (mempertanyakan….)

Kamis, 28 Agustus 2008

SOFTWARE KIMIA GRATIS

- Hallo sahabat Para Pembelajar, Pada sharing yang berjudul , Semoga Para Sahabat dapat Mudah Memahaminya.

SOFTWARE KIMIA GRATIS
SOFTWARE KIMIA GRATIS

lihat juga


" >Bagi mereka yang sudah terbiasa dengan browsing, chatting, e-mail dan blogging , dunia internet bukanlah hal baru bagi mereka. Bagi yang suka menjelajahi dunia maya maka kita akan memperoleh berbagai macam informasi yang berasal dari berbagai negara di dunia. Mulai dari informasi berita, artikel, iklan, jual beli, jurnal ilmiah, iptek, dan lain-lain. Di internet kita juga bisa berburu sekaligus mengunduh software-software gratisan. Berikut ini adalah software-software kimia gratisan yang sudah penulis download atau unduh di internet. Kalau ada yang gratis, mengapa pake yang ngebajak ???!! Ngga la yauuuuuww………..!!!

1. FREQUINT NMR SIMOLATOR

Sebuah software yang dapat digunakan untuk simulasi NMR.
Diunduh dari : http://users.ugent.de/~tkuppens/chem.shtml

2. ChemSW Mass Spec Calculator Profesional

ChemSW Mass Spec Calculator Profesional merupakan sebuah software yang dapat digunakan dalam Massa Spectroscopy ( Spektroskopi Massa ) .
Diunduh dari : http://www.chemistry-software.com/

3. ChemSW ChemSite Standart Demo
ChemSW ChemSite Standart Demo adalah software yang digunakan untuk mengambarkan struktur molekul 3D dari senyawa karbon, Gula, Asam Amino, dan Asam nukleat.
Diunduh dari : http://www.chemistry-software.com/

4. ChemSW Molecular Modeling Demo

Diunduh dari : http://www.chemistry-software.com/

5. Mix Finder
Sebuah software untuk menghitung secara kuantitatif besaran-besaran dalam larutan atau campuran.
Diunduh dari : http://users.ugent.de/~tkuppens/chem.shtml

6. ALP Vibro (Molekul Vibrator )

ALP Vibro (Molekul Vibrator ) adalah sebuah program animasi untuk menggambarkan secara 3D gerak vibrasi suatu molekul.
Diunduh dari : http://users.ugent.de/~tkuppens/chem.shtml

7. Tmol (Molecul Weight Calculator)
Tmol (Molecul Weight Calculator) adalah sebuah software yang dapat digunakan untuk menghitung massa molekul (Mr) dan mol suatu molekul.
Diunduh dari : http://users.ugent.de/~tkuppens/chem.shtml

8. APT ( Attached Proton Test )

APT ( Attached Proton Test ) adalah sebuah software untuk mengambarkan secara animasi 3 D gerak spin atom dan partikel penyusunnya.
Diunduh dari : http://users.ugent.de/~tkuppens/chem.shtml

9. Chem Calculator

Chem Calculator adalah sebuah software untuk menghitung Mr, mol dan konsentrasi Molar dari suatu senyawa atau campuran.
Diunduh dari : http://users.ugent.de/~tkuppens/chem.shtml

10. iUnit ( Convertion)

iUnit (Convertion) adalah data base konversi besaran yang biasa dipakai dalam kimia / fisika.
Diunduh dari : http://users.ugent.de/~tkuppens/chem.shtml

11. CHEMIX

Chemix merupakan software kimia umum untuk sekolah dan laboratorium yang lengkap.
Diunduh dari : http://users.ugent.de/~tkuppens/chem.shtml

12. ChemLab ( Program Model Praktek Di Laboratorium )
ChemLab adalah sebuah software program fisual alat-alat laboratorium dan simulasi praktikum di laboratorium.
Diunduh dari : http://users.ugent.de/~tkuppens/chem.shtml

13. Argus Lab ( Model Molekul 3D)
Sebuah software 3D untuk menggambar dan membuat serta menampilkan struktur 3D suatu senyawa Organik
Diunduh dari : http://users.ugent.de/~tkuppens/chem.shtml

14. Cemical Predictor 3.1 ( Prediksi Reaksi Redoks )

Sebuah software untuk memprediksikan reaksi redoks sekaligus menghitung besarnya potensial selnya.
Diunduh dari : http://users.ugent.de/~tkuppens/chem.shtml

15. Atomic PC ( Periodic Table )
Diunduh dari : http://users.ugent.de/~tkuppens/chem.shtml

16. ChemLab Periodic Table

17. PerLib 1.8a ( Periodic Library )
Diunduh dari : http://users.ugent.de/~tkuppens/chem.shtml

18. Chemical Equation Expert v 2.11 ( Menyetarakan Persamaan Reaksi )
Software untuk menyetarakan persamaan reaksi.
Diunduh dari : http://users.ugent.de/~tkuppens/chem.shtml

19. CHeAQS Pro ( CHmical Equabliria Aquatic System )
Software untuk menghitung data kuantitatif dalam larutan.
Diunduh dari : http://users.ugent.de/~tkuppens/chem.shtml

20. Program Interaktif Pembelajaran Kimia

Diunduh dari : http://www/chem-is-try.org

21. Software Interaktif Pembelajaran Kimia, Fisika dan Matematika

Diunduh dari : http://www.animasimafia.com/

22. ECELL PRO (ELECTROCEMICAL PRO)

Diunduh dari : http://www.compuchem.com/ecells.htm

23. MC DALTON – MASS CALCULATOR DALTON
Penghitung massa molekul relative dan konsentrasi Molar.
Diunduh dari : http://www.chem4free.info/mcdalton

24. RASMOL VIEWER
Software untuk melihat struktur molekul 3D dengan format file Brookhaven Data Bank menyatu dengan software ChemLab.
Diunduh dari :

25. CELL DESIGN
Program untuk merancang ssel elektrokimia.
Diunduh dari : http://www.l-chem.com/

26. AIM 2000
Program untuk Struktur 3D View, menghitung massa jenis, grafik molekul, dll.

27. ACID BASE LAB
Program Titrasi Asam Basa.
Diunduh dari : http://www.chemometrix.ua.ac.be/dl/acidbase/

28. ENIG PERIODIC TABLE

Tabel Periodik Unsur.
Diunduh dari : http://www.ktf-split.hr/periodni/en/

29. ORBITAL VIEWER

Program untuk melihat Orbital dalam 3D.
Diunduh dari : http://www.orbitals.com/orb

30. MOLDA
Program untuk Molecular Modeling and Molecular Graphics.

31. CHEMSKETCH

Program Chemical Drawing and Graphics.
Diunduh dari : http://www.acdlabs.com/servlets/Download

32. MDL ISI DRAW 2.5
Software Program Chemical Drawing and Graphics.
Diunduh dari : http://www.acdlabs.com/servlets/Download

33. CHEMBALANCE

Program untuk menyetarakan persamaan reaksi dan menghitung Mr dari masing-masing komponen reaksi.

Diunduh dari : http://pc69.wbc.lublin.pl/ChemFan/Oprogramowanie/chembalance.html

34. SWEET MOLLYGRACE 1.2
Program molekul Viewer dan Animasi Molekul 3D.
Diunduh dari : http://rodomontano.altervista.org/engSweetMG.php

35. VISUAL MINTEQ 2.50
Program Stoikiometri Larutan.
Diunduh dari : http://www.lwr.kth.se/English/OurSoftware/vminteq/index.htm

36. UK3AD

Tabel SPU.
Diunduh dari : http://pc69.wbc.lublin.pl/ChemFan/Oprogramowanie/Uop.html

37. HETERONUCLEAR SPEKTROSCOPY (HETJ 2D)
Program simulasi Analisis Hetero Nuclear spectroscopy .
Diunduh dari : http://www.chemistry.vt.edu/chem-dept/hbell/simulation/hb2/xhcorrstuff/xhcorrinfo.htm

38. HOMONUCLEAR SPEKTROSCOPY (HOMOTJ 2D)
Diunduh dari : http://www.chemistry.vt.edu/chemdept/hbell/simulation/hb2/xhcorrstuff/xhcorrinfo.htm

39. SIM CHEMISTRY

Contoh : Simulasi molekul gas

Program Simulasi Molekul dalam bentuk Animasi.
Diunduh dari : http://www.simchemistry.co.uk/

40. VMD

Program molekul 3D Viewer.
Diunduh dari : http://www.ks.uiuc.edu/Research/vmd/

41. BALL STICKS

A Program which can display a chemical structure in 3D and generate a bitmap picture of the chemical structure.
Diunduh dari : http://www.softbug.com/toycrate/bs/index.html

42. ATOMIC MODEL OF BOHR

Program Animasi Model Atom Bohr.
Diunduh dari : http://didaktik.physik.uni-wuerzburg.de/~og/downloads.html

43. RUTHERFORD

Program Animasi Percobaan Rutherford.
Diunduh dari : http://didaktik.physik.uni-wuerzburg.de/~og/downloads.html

44. SCHROEDINGER

Program Animasi Percobaan Schroedinger (Model Atom Mekanika Gelombang / Kuantum).
Diunduh dari : http://didaktik.physik.uni-wuerzburg.de/~og/downloads.html

45. WINMAXC32 2.50

Program untuk Menghitung Stoikiometri Larutan.
Diunduh dari : http://www.stanford.edu/~cpatton/

46. REAKTOR LAB

Diunduh dari : http://reactorlab.net/

" >Bagi mereka yang sudah terbiasa dengan browsing, chatting, e-mail dan blogging , dunia internet bukanlah hal baru bagi mereka. Bagi yang suka menjelajahi dunia maya maka kita akan memperoleh berbagai macam informasi yang berasal dari berbagai negara di dunia. Mulai dari informasi berita, artikel, iklan, jual beli, jurnal ilmiah, iptek, dan lain-lain. Di internet kita juga bisa berburu sekaligus mengunduh software-software gratisan. Berikut ini adalah software-software kimia gratisan yang sudah penulis download atau unduh di internet. Kalau ada yang gratis, mengapa pake yang ngebajak ???!! Ngga la yauuuuuww………..!!!

1. FREQUINT NMR SIMOLATOR

Sebuah software yang dapat digunakan untuk simulasi NMR.
Diunduh dari : http://users.ugent.de/~tkuppens/chem.shtml

2. ChemSW Mass Spec Calculator Profesional

ChemSW Mass Spec Calculator Profesional merupakan sebuah software yang dapat digunakan dalam Massa Spectroscopy ( Spektroskopi Massa ) .
Diunduh dari : http://www.chemistry-software.com/

3. ChemSW ChemSite Standart Demo
ChemSW ChemSite Standart Demo adalah software yang digunakan untuk mengambarkan struktur molekul 3D dari senyawa karbon, Gula, Asam Amino, dan Asam nukleat.
Diunduh dari : http://www.chemistry-software.com/

4. ChemSW Molecular Modeling Demo

Diunduh dari : http://www.chemistry-software.com/

5. Mix Finder
Sebuah software untuk menghitung secara kuantitatif besaran-besaran dalam larutan atau campuran.
Diunduh dari : http://users.ugent.de/~tkuppens/chem.shtml

6. ALP Vibro (Molekul Vibrator )

ALP Vibro (Molekul Vibrator ) adalah sebuah program animasi untuk menggambarkan secara 3D gerak vibrasi suatu molekul.
Diunduh dari : http://users.ugent.de/~tkuppens/chem.shtml

7. Tmol (Molecul Weight Calculator)
Tmol (Molecul Weight Calculator) adalah sebuah software yang dapat digunakan untuk menghitung massa molekul (Mr) dan mol suatu molekul.
Diunduh dari : http://users.ugent.de/~tkuppens/chem.shtml

8. APT ( Attached Proton Test )

APT ( Attached Proton Test ) adalah sebuah software untuk mengambarkan secara animasi 3 D gerak spin atom dan partikel penyusunnya.
Diunduh dari : http://users.ugent.de/~tkuppens/chem.shtml

9. Chem Calculator

Chem Calculator adalah sebuah software untuk menghitung Mr, mol dan konsentrasi Molar dari suatu senyawa atau campuran.
Diunduh dari : http://users.ugent.de/~tkuppens/chem.shtml

10. iUnit ( Convertion)

iUnit (Convertion) adalah data base konversi besaran yang biasa dipakai dalam kimia / fisika.
Diunduh dari : http://users.ugent.de/~tkuppens/chem.shtml

11. CHEMIX

Chemix merupakan software kimia umum untuk sekolah dan laboratorium yang lengkap.
Diunduh dari : http://users.ugent.de/~tkuppens/chem.shtml

12. ChemLab ( Program Model Praktek Di Laboratorium )
ChemLab adalah sebuah software program fisual alat-alat laboratorium dan simulasi praktikum di laboratorium.
Diunduh dari : http://users.ugent.de/~tkuppens/chem.shtml

13. Argus Lab ( Model Molekul 3D)
Sebuah software 3D untuk menggambar dan membuat serta menampilkan struktur 3D suatu senyawa Organik
Diunduh dari : http://users.ugent.de/~tkuppens/chem.shtml

14. Cemical Predictor 3.1 ( Prediksi Reaksi Redoks )

Sebuah software untuk memprediksikan reaksi redoks sekaligus menghitung besarnya potensial selnya.
Diunduh dari : http://users.ugent.de/~tkuppens/chem.shtml

15. Atomic PC ( Periodic Table )
Diunduh dari : http://users.ugent.de/~tkuppens/chem.shtml

16. ChemLab Periodic Table

17. PerLib 1.8a ( Periodic Library )
Diunduh dari : http://users.ugent.de/~tkuppens/chem.shtml

18. Chemical Equation Expert v 2.11 ( Menyetarakan Persamaan Reaksi )
Software untuk menyetarakan persamaan reaksi.
Diunduh dari : http://users.ugent.de/~tkuppens/chem.shtml

19. CHeAQS Pro ( CHmical Equabliria Aquatic System )
Software untuk menghitung data kuantitatif dalam larutan.
Diunduh dari : http://users.ugent.de/~tkuppens/chem.shtml

20. Program Interaktif Pembelajaran Kimia

Diunduh dari : http://www/chem-is-try.org

21. Software Interaktif Pembelajaran Kimia, Fisika dan Matematika

Diunduh dari : http://www.animasimafia.com/

22. ECELL PRO (ELECTROCEMICAL PRO)

Diunduh dari : http://www.compuchem.com/ecells.htm

23. MC DALTON – MASS CALCULATOR DALTON
Penghitung massa molekul relative dan konsentrasi Molar.
Diunduh dari : http://www.chem4free.info/mcdalton

24. RASMOL VIEWER
Software untuk melihat struktur molekul 3D dengan format file Brookhaven Data Bank menyatu dengan software ChemLab.
Diunduh dari :

25. CELL DESIGN
Program untuk merancang ssel elektrokimia.
Diunduh dari : http://www.l-chem.com/

26. AIM 2000
Program untuk Struktur 3D View, menghitung massa jenis, grafik molekul, dll.

27. ACID BASE LAB
Program Titrasi Asam Basa.
Diunduh dari : http://www.chemometrix.ua.ac.be/dl/acidbase/

28. ENIG PERIODIC TABLE

Tabel Periodik Unsur.
Diunduh dari : http://www.ktf-split.hr/periodni/en/

29. ORBITAL VIEWER

Program untuk melihat Orbital dalam 3D.
Diunduh dari : http://www.orbitals.com/orb

30. MOLDA
Program untuk Molecular Modeling and Molecular Graphics.

31. CHEMSKETCH

Program Chemical Drawing and Graphics.
Diunduh dari : http://www.acdlabs.com/servlets/Download

32. MDL ISI DRAW 2.5
Software Program Chemical Drawing and Graphics.
Diunduh dari : http://www.acdlabs.com/servlets/Download

33. CHEMBALANCE

Program untuk menyetarakan persamaan reaksi dan menghitung Mr dari masing-masing komponen reaksi.

Diunduh dari : http://pc69.wbc.lublin.pl/ChemFan/Oprogramowanie/chembalance.html

34. SWEET MOLLYGRACE 1.2
Program molekul Viewer dan Animasi Molekul 3D.
Diunduh dari : http://rodomontano.altervista.org/engSweetMG.php

35. VISUAL MINTEQ 2.50
Program Stoikiometri Larutan.
Diunduh dari : http://www.lwr.kth.se/English/OurSoftware/vminteq/index.htm

36. UK3AD

Tabel SPU.
Diunduh dari : http://pc69.wbc.lublin.pl/ChemFan/Oprogramowanie/Uop.html

37. HETERONUCLEAR SPEKTROSCOPY (HETJ 2D)
Program simulasi Analisis Hetero Nuclear spectroscopy .
Diunduh dari : http://www.chemistry.vt.edu/chem-dept/hbell/simulation/hb2/xhcorrstuff/xhcorrinfo.htm

38. HOMONUCLEAR SPEKTROSCOPY (HOMOTJ 2D)
Diunduh dari : http://www.chemistry.vt.edu/chemdept/hbell/simulation/hb2/xhcorrstuff/xhcorrinfo.htm

39. SIM CHEMISTRY

Contoh : Simulasi molekul gas

Program Simulasi Molekul dalam bentuk Animasi.
Diunduh dari : http://www.simchemistry.co.uk/

40. VMD

Program molekul 3D Viewer.
Diunduh dari : http://www.ks.uiuc.edu/Research/vmd/

41. BALL STICKS

A Program which can display a chemical structure in 3D and generate a bitmap picture of the chemical structure.
Diunduh dari : http://www.softbug.com/toycrate/bs/index.html

42. ATOMIC MODEL OF BOHR

Program Animasi Model Atom Bohr.
Diunduh dari : http://didaktik.physik.uni-wuerzburg.de/~og/downloads.html

43. RUTHERFORD

Program Animasi Percobaan Rutherford.
Diunduh dari : http://didaktik.physik.uni-wuerzburg.de/~og/downloads.html

44. SCHROEDINGER

Program Animasi Percobaan Schroedinger (Model Atom Mekanika Gelombang / Kuantum).
Diunduh dari : http://didaktik.physik.uni-wuerzburg.de/~og/downloads.html

45. WINMAXC32 2.50

Program untuk Menghitung Stoikiometri Larutan.
Diunduh dari : http://www.stanford.edu/~cpatton/

46. REAKTOR LAB

Diunduh dari : http://reactorlab.net/

" >Bagi mereka yang sudah terbiasa dengan browsing, chatting, e-mail dan blogging , dunia internet bukanlah hal baru bagi mereka. Bagi yang suka menjelajahi dunia maya maka kita akan memperoleh berbagai macam informasi yang berasal dari berbagai negara di dunia. Mulai dari informasi berita, artikel, iklan, jual beli, jurnal ilmiah, iptek, dan lain-lain. Di internet kita juga bisa berburu sekaligus mengunduh software-software gratisan. Berikut ini adalah software-software kimia gratisan yang sudah penulis download atau unduh di internet. Kalau ada yang gratis, mengapa pake yang ngebajak ???!! Ngga la yauuuuuww………..!!!

1. FREQUINT NMR SIMOLATOR

Sebuah software yang dapat digunakan untuk simulasi NMR.
Diunduh dari : http://users.ugent.de/~tkuppens/chem.shtml

2. ChemSW Mass Spec Calculator Profesional

ChemSW Mass Spec Calculator Profesional merupakan sebuah software yang dapat digunakan dalam Massa Spectroscopy ( Spektroskopi Massa ) .
Diunduh dari : http://www.chemistry-software.com/

3. ChemSW ChemSite Standart Demo
ChemSW ChemSite Standart Demo adalah software yang digunakan untuk mengambarkan struktur molekul 3D dari senyawa karbon, Gula, Asam Amino, dan Asam nukleat.
Diunduh dari : http://www.chemistry-software.com/

4. ChemSW Molecular Modeling Demo

Diunduh dari : http://www.chemistry-software.com/

5. Mix Finder
Sebuah software untuk menghitung secara kuantitatif besaran-besaran dalam larutan atau campuran.
Diunduh dari : http://users.ugent.de/~tkuppens/chem.shtml

6. ALP Vibro (Molekul Vibrator )

ALP Vibro (Molekul Vibrator ) adalah sebuah program animasi untuk menggambarkan secara 3D gerak vibrasi suatu molekul.
Diunduh dari : http://users.ugent.de/~tkuppens/chem.shtml

7. Tmol (Molecul Weight Calculator)
Tmol (Molecul Weight Calculator) adalah sebuah software yang dapat digunakan untuk menghitung massa molekul (Mr) dan mol suatu molekul.
Diunduh dari : http://users.ugent.de/~tkuppens/chem.shtml

8. APT ( Attached Proton Test )

APT ( Attached Proton Test ) adalah sebuah software untuk mengambarkan secara animasi 3 D gerak spin atom dan partikel penyusunnya.
Diunduh dari : http://users.ugent.de/~tkuppens/chem.shtml

9. Chem Calculator

Chem Calculator adalah sebuah software untuk menghitung Mr, mol dan konsentrasi Molar dari suatu senyawa atau campuran.
Diunduh dari : http://users.ugent.de/~tkuppens/chem.shtml

10. iUnit ( Convertion)

iUnit (Convertion) adalah data base konversi besaran yang biasa dipakai dalam kimia / fisika.
Diunduh dari : http://users.ugent.de/~tkuppens/chem.shtml

11. CHEMIX

Chemix merupakan software kimia umum untuk sekolah dan laboratorium yang lengkap.
Diunduh dari : http://users.ugent.de/~tkuppens/chem.shtml

12. ChemLab ( Program Model Praktek Di Laboratorium )
ChemLab adalah sebuah software program fisual alat-alat laboratorium dan simulasi praktikum di laboratorium.
Diunduh dari : http://users.ugent.de/~tkuppens/chem.shtml

13. Argus Lab ( Model Molekul 3D)
Sebuah software 3D untuk menggambar dan membuat serta menampilkan struktur 3D suatu senyawa Organik
Diunduh dari : http://users.ugent.de/~tkuppens/chem.shtml

14. Cemical Predictor 3.1 ( Prediksi Reaksi Redoks )

Sebuah software untuk memprediksikan reaksi redoks sekaligus menghitung besarnya potensial selnya.
Diunduh dari : http://users.ugent.de/~tkuppens/chem.shtml

15. Atomic PC ( Periodic Table )
Diunduh dari : http://users.ugent.de/~tkuppens/chem.shtml

16. ChemLab Periodic Table

17. PerLib 1.8a ( Periodic Library )
Diunduh dari : http://users.ugent.de/~tkuppens/chem.shtml

18. Chemical Equation Expert v 2.11 ( Menyetarakan Persamaan Reaksi )
Software untuk menyetarakan persamaan reaksi.
Diunduh dari : http://users.ugent.de/~tkuppens/chem.shtml

19. CHeAQS Pro ( CHmical Equabliria Aquatic System )
Software untuk menghitung data kuantitatif dalam larutan.
Diunduh dari : http://users.ugent.de/~tkuppens/chem.shtml

20. Program Interaktif Pembelajaran Kimia

Diunduh dari : http://www/chem-is-try.org

21. Software Interaktif Pembelajaran Kimia, Fisika dan Matematika

Diunduh dari : http://www.animasimafia.com/

22. ECELL PRO (ELECTROCEMICAL PRO)

Diunduh dari : http://www.compuchem.com/ecells.htm

23. MC DALTON – MASS CALCULATOR DALTON
Penghitung massa molekul relative dan konsentrasi Molar.
Diunduh dari : http://www.chem4free.info/mcdalton

24. RASMOL VIEWER
Software untuk melihat struktur molekul 3D dengan format file Brookhaven Data Bank menyatu dengan software ChemLab.
Diunduh dari :

25. CELL DESIGN
Program untuk merancang ssel elektrokimia.
Diunduh dari : http://www.l-chem.com/

26. AIM 2000
Program untuk Struktur 3D View, menghitung massa jenis, grafik molekul, dll.

27. ACID BASE LAB
Program Titrasi Asam Basa.
Diunduh dari : http://www.chemometrix.ua.ac.be/dl/acidbase/

28. ENIG PERIODIC TABLE

Tabel Periodik Unsur.
Diunduh dari : http://www.ktf-split.hr/periodni/en/

29. ORBITAL VIEWER

Program untuk melihat Orbital dalam 3D.
Diunduh dari : http://www.orbitals.com/orb

30. MOLDA
Program untuk Molecular Modeling and Molecular Graphics.

31. CHEMSKETCH

Program Chemical Drawing and Graphics.
Diunduh dari : http://www.acdlabs.com/servlets/Download

32. MDL ISI DRAW 2.5
Software Program Chemical Drawing and Graphics.
Diunduh dari : http://www.acdlabs.com/servlets/Download

33. CHEMBALANCE

Program untuk menyetarakan persamaan reaksi dan menghitung Mr dari masing-masing komponen reaksi.

Diunduh dari : http://pc69.wbc.lublin.pl/ChemFan/Oprogramowanie/chembalance.html

34. SWEET MOLLYGRACE 1.2
Program molekul Viewer dan Animasi Molekul 3D.
Diunduh dari : http://rodomontano.altervista.org/engSweetMG.php

35. VISUAL MINTEQ 2.50
Program Stoikiometri Larutan.
Diunduh dari : http://www.lwr.kth.se/English/OurSoftware/vminteq/index.htm

36. UK3AD

Tabel SPU.
Diunduh dari : http://pc69.wbc.lublin.pl/ChemFan/Oprogramowanie/Uop.html

37. HETERONUCLEAR SPEKTROSCOPY (HETJ 2D)
Program simulasi Analisis Hetero Nuclear spectroscopy .
Diunduh dari : http://www.chemistry.vt.edu/chem-dept/hbell/simulation/hb2/xhcorrstuff/xhcorrinfo.htm

38. HOMONUCLEAR SPEKTROSCOPY (HOMOTJ 2D)
Diunduh dari : http://www.chemistry.vt.edu/chemdept/hbell/simulation/hb2/xhcorrstuff/xhcorrinfo.htm

39. SIM CHEMISTRY

Contoh : Simulasi molekul gas

Program Simulasi Molekul dalam bentuk Animasi.
Diunduh dari : http://www.simchemistry.co.uk/

40. VMD

Program molekul 3D Viewer.
Diunduh dari : http://www.ks.uiuc.edu/Research/vmd/

41. BALL STICKS

A Program which can display a chemical structure in 3D and generate a bitmap picture of the chemical structure.
Diunduh dari : http://www.softbug.com/toycrate/bs/index.html

42. ATOMIC MODEL OF BOHR

Program Animasi Model Atom Bohr.
Diunduh dari : http://didaktik.physik.uni-wuerzburg.de/~og/downloads.html

43. RUTHERFORD

Program Animasi Percobaan Rutherford.
Diunduh dari : http://didaktik.physik.uni-wuerzburg.de/~og/downloads.html

44. SCHROEDINGER

Program Animasi Percobaan Schroedinger (Model Atom Mekanika Gelombang / Kuantum).
Diunduh dari : http://didaktik.physik.uni-wuerzburg.de/~og/downloads.html

45. WINMAXC32 2.50

Program untuk Menghitung Stoikiometri Larutan.
Diunduh dari : http://www.stanford.edu/~cpatton/

46. REAKTOR LAB

Diunduh dari : http://reactorlab.net/

Kamis, 17 Juli 2008

Buku Kimia

- Hallo sahabat Para Pembelajar, Pada sharing yang berjudul , Semoga Para Sahabat dapat Mudah Memahaminya.

Buku Kimia
Buku Kimia

lihat juga



Telah terbit Lembaran Kegiatan Siswa Kimia terbaru untuk:
  1. kelas X
  2. kelas XI IPA semester 1
  3. kelas XI IPA semester 2
  4. kelas XII IPA semester 1
  5. kelas XII IPA semester 2
berisi:
  1. teori singkat
  2. kegiatan:
    • eksperimen
    • non eksperimen
  3. latihan soal
  4. english page
Bagi yang membutuhkan... dapat menghubungi:
Agust Wahyu
agustwahyu@yahoo.com
agustwahyu@gmail.com

Persedian sangat terbatas!


Telah terbit Lembaran Kegiatan Siswa Kimia terbaru untuk:

  1. kelas X
  2. kelas XI IPA semester 1
  3. kelas XI IPA semester 2
  4. kelas XII IPA semester 1
  5. kelas XII IPA semester 2
berisi:
  1. teori singkat
  2. kegiatan:
    • eksperimen
    • non eksperimen
  3. latihan soal
  4. english page
Bagi yang membutuhkan... dapat menghubungi:
Agust Wahyu
agustwahyu@yahoo.com
agustwahyu@gmail.com

Persedian sangat terbatas!


Telah terbit Lembaran Kegiatan Siswa Kimia terbaru untuk:

  1. kelas X
  2. kelas XI IPA semester 1
  3. kelas XI IPA semester 2
  4. kelas XII IPA semester 1
  5. kelas XII IPA semester 2
berisi:
  1. teori singkat
  2. kegiatan:
    • eksperimen
    • non eksperimen
  3. latihan soal
  4. english page
Bagi yang membutuhkan... dapat menghubungi:
Agust Wahyu
agustwahyu@yahoo.com
agustwahyu@gmail.com

Persedian sangat terbatas!